Kisruh di RSUD Raden Mattaher
Sejumlah Wartawan Dilarang Masuk
Lebih dari satu jam puluhan pegawai dari Rumah Sakit Raden Mattaher melakukan aksi demonya guna menyikapi hak mereka yang dinilai masih jauh
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/TOMMY KURNIAWAN
Sejak pukul 08.00 wib, sekitar lebih dari tiga puluh pegawai dari rumah sakit umum daerah Raden Mattaher terus melakukan aksi demo di depan pelataran parkir
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Lebih dari satu jam puluhan pegawai dari Rumah Sakit Raden Mattaher melakukan aksi demonya guna menyikapi hak mereka yang dinilai masih jauh sebanding dengan dokter spesialis.
Meskipun memang status mereka berbeda, namun mereka menilai tunjangan gaji BPJS tiap bulanya yang di cairkan pihak tim jasa BPJS dipertanyakan.
"Tiap bulan kami menerima Rp 40 ribu, sedangkan spesialis bisa sampai Rp 45 juta," kata seorang pendemo.
Usai satu jam, sejumlah pegawai pun melakukam aksi mediasi terhadap sejumlah pimpinan rumah sakit. Namun sayangnya, sejumlah awak media pun dilarang masuk.
"Maaf mas ini rapat interen," kata seorang petugas security. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/demo-perawat-mattaher_20160227_092855.jpg)