Selasa, 7 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Jusuf Kalla Anggap Koalisi Oposisi Sudah Tidak Ada

TRIBUNJAMBI.COM - Satu persatu partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) beralih menjadi partai pendukung pemerintah.

Editor: Rahimin
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Sekjen versi Bali Idrus Marham Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono, Mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla dan Ketua Umum Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie saat berjabat tangan seusai melakukan prosesi penandatanganan kesepakatan bersama islah terbatas partai golkar di Rumah Dinas Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2015). Kesepakatan tersebut berisi empat poin untuk menengahi dualisme kepemimpinan Partai Golkar dalam menentukan Calon Kepala Daerah yang diusung Golkar pada Pilkada mendatang, sedang proses hukum perselisihan Pimpinan Partai tetap berjalan. 

TRIBUNJAMBI.COM - Satu persatu partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) beralih menjadi partai pendukung pemerintah.

Setelah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar pun menyatakan menjadi partai pendukung pemerintah.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menyebut saat ini memang sudah tidak ada lagi pembagian partai pemerintah dan partai oposisi. Kata dia semua partai kompak untuk memajukan Indonesia bersama pemerintah.

"Tidak ada lagi partai pemerintah atau partai oposisi, tidak ada lagi," kata Jusuf Kalla, kepada wartawan, di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (5/2/2016).

Dikatakannya, Partai politik saat ini lebih kritis."Kritis dalam menilai kebijakan, bukan menilai hitam putih," ucapnya.

Dalam pemerintahan, juga dibutuhkan partai yang akan memberikan kritik dan saran terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap kurang tepat.

Menurutnya, pemerintah masih perlu diawasi. Kondisi seperti saat ini kata Jususf Kalla merupakan suatu hal yang positif.

"Bahwa (kebijakan pemerintah) itu mau dikritisi, ya silakan. Tidak ada (partai) oposisi pada dewasa ini," jelasnya.

Hal yang hampir senada juga dilontarkan Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani. Ia menegaskan, bahwa KMP sudah tidak ada. Namun Partai Gerindra tetap berperan sebagai oposisi.

"Secara de facto, KMP sudah bubar," kata Muzani kepada wartawan di komplek parlemen, Jakarta Pusat.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved