Puluhan Orang Dibawa ke Mapolsek

Mereka diangkut mobil ke mapolsek.

Editor: Duanto AS
Warta Kota
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BATAM - Gegara bertikai dengan pemilik lahan di kawasan Galang Lama, Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang Batam, 70 warga diamankan Sabhara Polresta Barelang, Senin (11/1).

Mereka diamankan menggunakan dua bus patroli Sabhara Polresta barelang. Pantauan di lapangan, puluhan orang itu dibawa ke Aula lantai dua kantor Polresta Barelang. Mereka di data dan di foto satu persatau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Laporan yang masuk ke Polresta Barelang, unjuk rasa di lahan yang bermasalah. Mereka meminta Wilhelmus untuk segera mengosongkan lahan milik Djamal Bin Abdullah. Unjuk rasa dilakukan karena pada Juli 2014, Wilhelmus mengklaim lahan milik keluarga Djamal Bin Abdullah di Lahan Galang Lama Kel. Sijantung Kec. Galang seluas 28 HA merupakan miliknya.

Sejauh ini belum diketahui pasti apa penyebabnya. "Memang ini masalah lahan di galang, kalau mau tanya lebih lanjut bisa konfirmasi dengan atasan saya saja," sebut salah seorang anggota polisi saat mengamankan para pelaku di Polresta Barelang.

Camat Sei Beduk, Ashraf Ali, yang dikonfirmasi Tribun menuturkan lahan tersebut adalah lahan yang masih sengketa sampai saat ini. "Semenjak lahan ini dibuka, sudah langsung sengketa antara pengusaha dan masyarakat. Pasalnya pengusaha informasinya memiliki surat, sementara masyarakat juga memiliki surat," kata Ashraf Ali.

Dia juga menjelaskan, surat yang dimiliki masyarakat tempatan adalah surat yang dikeluarkan oleh kepala desa pada jaman Galang masih bergabung dengan Bintan."Kalau surat yang dimiliki pengusaha saya tidak tahu kejelasannya, karena saya belum pernah melihat suratnya," lanjutnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Galang AKP Hippal Tua Sirait, yang mengawal unjuk rasa menuturkan unjuk rasa tersebut berlangsung damai."Namun karena lahan ini merupakan sengkata, jadi tidak bisa diselesaikan dilapangan harus melalui jalur hukum," katanya.

Dia juga mengatakan, para pengunjuk rasa tidak berbuat keributan dilokasi."Mereka hanya meminta agar yang mengusai lahan tersebut meninggalkan lahan mareka. Karena tidak ada yang saling mengalah, seluruh pengunjuk rasa diangkut ke Polresta Barelang," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved