Id42ner, Bangkitkan Sejarah Bukittinggi Ibukota RI Lewat Touring
Berbicara kepada Tribun, Jeppy Ivano Venus, Ketua Touring Id42ner, mengatakan mereka baru saja pulang dari Sumatera Barat.
Penulis: muhlisin | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI.COM - Ibukota negara Indonesia sudah pasti Jakarta. Jogjakarta juga pernah jadi pusat pemerintahan. Namun yang tak cukup populer adalah Kota Bukittingi juga pernah jadi Ibukota Republik Indonesia.
Rabu (30/12) pagi, hampir 50 mobil Toyota Fortuner memadati parkiran Hotel Amaris Muara Bungo. Mereka adalah peserta touring dari Jakarta, Palembang, dan beberapa kota lainnya.
Berbicara kepada Tribun, Jeppy Ivano Venus, Ketua Touring Id42ner, mengatakan mereka baru saja pulang dari Sumatera Barat. Saat itu tengah dalam perjalanan ke Palembang dan selanjutnya kembali ke Jakarta.
"Ini perjalanan rutin Id42ner, komunitas pecinta Fortuner Indonesia. Lewat touring ini, kami punya misi yang sangat kental dengan nilai historis negara kita," ujar Jeffy.
Yang ia maksud adakah bahwa Kita Bukittingi pernah jadi Ibukota Indonesia. Yakni ketika Soekarno dan Hatta ditawan Belanda, dan Syafruddin Prawiranegara ditunjuk sebagai Ketua Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), 1948 lalu.
Syafrudin saat itu menjalankan roda pemerintahan dari Kita Bukittingi. Karena saat itu situasi tak memungkinkan bagi negarawan kelahiran Serang, Banten, 28 Februari 1911 ini untuk menggerakkan pemerintahan dari Jakarta atau Jogjakarta.
"Karena itulah kami Id42ner sepakat menggelar tour ke Bukitting dalam tajuk 'raun ka Minangkabau'. Kita harus bangkitkan sejarah yang merupakn salah satu momen terpenting perjalanan bangsa kita," ujar Jeffy yang mengatakan pernah tiga tahun bekerja di Kerinci.
Jeffy katakan, tour ini dimulai pada 23 Desember lalu. Tepat pukul 21.00, 36 mobil bertolak dari kilometer 68 tol Merak. Target yang disusun, per 2 Januari 2016 sudah kembali tiba di Jakarta.
Yang cukup menarik, peserta tour wajib memenuhi prasyarat konsep tour yang menempuh jarak ribuan kilometer ini. Yakni harus membawa keluarga masing-masing. Yakni istri dan anak-anak.
"Ya, bawa keluarga. Karena kita konsepnya family touring. Kita menikmati perjalanan akhir dan awal tahun bersama keluarga," ujarnya lagi.
Dengan membawa keluarga terdekat, Jeffy juga mengatakan peserta tour semakin berkomitmen dengan safety riding. "Tau sendiri bawa keluarga. Jadi kita jauh dari imej touring yang biasanya kental dengan kecepatan tinggi, bikin pengguna jalan lain gak nyaman. Kita benar-benar journey touring," tambahnya.
Dalam perjalanan, anggota Id42ner Palembang bergabung ketika kelompok dari Jakarta tiba di Lubuk Linggau. Lalu bergabung pula anggota komunitas dari Pekanbaru dan Medan setelah mereka tiba di Padang.
"Oya, di Padang kita mengelar bakti sosial dengan anak yatim. Kita mengunjungi Auto 2000 di Katib Sulaiman, dan peresmian Id42ner cahpter Minangkabau dam Pekanbaru," tambah Presiden Id42ner Indonesia, Saladin Bonaparta. (Muhlisin)