Advertorial
Pemkot Proaktif Cegah DBD
Pemerintah Kota Jambi terus bergerak cepat melindungi warganya dari wabah DBD.
"Intensifkan Fogging di Kecamatan"
TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Kota Jambi terus bergerak cepat melindungi warganya dari wabah DBD. Program pemberantasan DBD dengan mengintensifkan pemanfaatan mesin fogging di kecamatan-kecamatan terus dikebut.
Saat ini di kecamatan dalam Kota Jambi telah tersedia mesin fogging masing dua unit berikut dengan obat-obatan, BBM dan operatornya. Hal tersebut dilakukan Pemerintah Kota Jambi dalam rangka meminimalisir penyebaran DBD, juga dalam rangka mewujudkan Kota Jambi sebagai Kota Sehat 2016.
Program yang diinisiasinya tersebut tampak manjur. Masing-masing kecamatan gencar melakukan memogingan (fogging-red) diminta maupun tidak diminta masyarakat.
"Camat sudah saya minta untuk membuat jadwal fogging dengan koordinasi Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat. Camat harus tau daerah mana yang rawan DBD diwilayahnya masing-masing. Saya tegaskan lagi, diminta ataupun tidak diminta masyarakat, Camat harus tau itu, dan lakukan fogging," tegas Fasha.

Fasha juga mengatakan wabah (DBD) di Kota Jambi meningkat karena musim penghujan yang diakibatkan dari genangan air sisa banjir. Wabah penyakit DBD tersebut adalah infeksi yang disebabkan virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk dengue akibat dari endapan air dimusim penghujan ini. Oleh karena itu prilaku hidup bersih dan sehat harus diperhatikan.
"Kami juga menghimbau agar masyarakat memperhatikan pola hidup sehat, partisipasi aktiv masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat membantu menekan penyebaran DBD," ingatnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi Ida Yulianti mengatakan Pemerintah Kota Jambi, telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi wabah penyakit demam berdarah ini, salah satunya dengan menyebarkan bubuk abate disetiap kecamatan.
"Di bulan November 2015 kami sudah membagikan bubuk abate untuk membunuh jentik atau bibit nyamuk itu," ujar Ida.

Menurutnya, cara yang paling efektif untuk menanggulangi DBD itu adalah dengan memberantas sarang nyamuk, terutama di lingkungan terdekat, sebab penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian sektornya, yaitu nyamuk Aides Aegypti.
Senada dengan Walikota, ia juga mengatakan, wabah DBD tersebut dapat dicegah dengan berprilaku hidup bersih ditaranya dengan membersihkan endapan-endapan air kotor dilingkungan sekitar yang dapat dijadikan sarang berkembangnya wabah DBD.
"Jadi sebenarnya prilaku hidup bersihlah yang dapat mencegah wabah DBD ini, kita imbau agar selalu membersihkan dan menguras bak air yang kotor," katanya menjelaskan.
Untuk itu pihaknya, meminta masyarakat di Kota Jambi untuk mewaspadai wabah DBD ini dimulai dari lingkungannya sendiri. Pantauan dilapangan di Kecamatan Kotabaru terdapat 2 mesin yang digunakan untuk foging. Camat Kotabaru Feriyadi mengatakan pihaknya intensif melakukan pengasapan dengan sebelumnya melakukan koordinasi dengan Puskesmas setempat. Fogging pun dilakukan secara gratis.