Advertorial

Fasha Melayat Korban Banjir

Walikota Jambi H. Syarif Fasha, Senin siang (14/12) melayat keluarga Ahmad Romadhan (17) korban meninggal akibat terbawa arus

Editor: Nani Rachmaini
Humas Pemkot Jambi
Walikota Jambi H. Syarif Fasha, Senin siang (14/12) melayat keluarga Ahmad Romadhan (17) korban meninggal akibat terbawa arus saat terjadi banjir pada Minggu (13/12), di kediaman almarhum RT. 24 Kelurahan Kebun Handil Kecamatan Jelutung. Fasha juga memberikan bantuan ke keluarga. 

"Pemkot Berikan Bantuan kepada Keluarga Almarhum"

KOTA JAMBI - Walikota Jambi H. Syarif Fasha, Senin siang (14/12) melayat keluarga Ahmad Romadhan (17) korban meninggal akibat terbawa arus saat terjadi banjir pada Minggu (13/12), di kediaman almarhum RT. 24 Kelurahan Kebun Handil Kecamatan Jelutung.

Kehadiran Walikota Fasha ke rumah duka sekitar pukul 14.20 WIB tersebut disambut haru oleh keluarga korban dan warga pelayat.

Fasha datang bersama Asisten Bidang Pemerintahan H. Mukhlis, kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana) dan Damkar Kota Jambi Ridwan serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Jambi Abu Bakar, turut hadir pula Camat Jelutung Desyanti dan lurah setempat. Selain menyampaikan rasa belasungkawa, Fasha juga memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Kepada keluarga korban dan warga yang hadir, Fasha mengatakan ia mendapat kabar kejadian tersebut dari ponsel stafnya Kepala BPBD dan Damkar Kota Jambi pada Minggu sore (13/12). Pihaknya langsung memerintahkan BPBD untuk segera melakukan pencarian dan penyelamatan korban.

"Ketika mendapat laporan terjadinya musibah tersebut melalui telpon, kami langsung memerintahkan staf kami Kepala BPBD dan Damkar untuk melakukan pencarian dan memberikan bantuan guna menyelamatkan korban, namun hari ini kita saksikan bahwa Allah berkehendak lain, kita harus mengikhlaskannya," ujar Fasha.

Selain menyampaikan rasa dukanya, Fasha juga memberikan motivasi kepada keluarga korban. "Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami menyatakan belasungkawa yang dalam, namun kami juga patut berbangga, karena almarhum ananda Ahmad Romadhan ini telah berjihad menolong hamba Allah yang sedang dalam kesulitan, kami mendapat informasi ia terseret arus karena akan menolong temannya sendiri, mudah-mudahan ia menjadi syahid, diampuni segala kesalahannya dan kuburannya menjadi taman syurga," harapnya.

Fasha juga berharap agar keluarga almarhum tabah dan diberikan kesabaran dalam menghadapi cobaan tersebut. Ia juga mengingatkan agar kejadian ini dijadikan pelajaran agar tidak terulang lagi dimasa depan.

"Kami mengimbau khususnya para orangtua agar mengawasi anak-anaknya, selama musim penghujan yang dapat mengakibatkan banjir, yaitu dengan menjauhi daerah bantaran sungai dan saluran-saluran air yang jika terjadi banjir debit air dan arus menjadi tinggi dan dapat membahayakan keselamatan," ujarnya.

Sementara itu, orangtua almarhum, Saman, mengaku dirinya sangat berterima kasih kepada Walikota Jambi, Syarif Fasha yang telah menyempatkan waktunya untuk berkunjung dikediamannya.

"Kami bersyukur dengan kedatangan pak Walikota, semoga kepedulian dan kebaikan beliau dilipatgandakan pahalanya," katanya.

Sebelumnya diketahui almarhum Ahmad Romadhan, warga Kebun Handil tersebut, hanyut terseret arus Sungai Kenali, Minggu (13/12) sore. Menurut informasi warga, Ahmad terseret arus sekitar pukul 15.00 WIB, karena bermaksud menolong salah seorang temannya yang terseret arus. Namun naas, justru menimpa Ahmad yang kemudian terseret arus di lokasi tersebut.

Walikota Jambi Syarif Fasha sendiri juga terlihat di lokasi kejadian pada Minggu sore tersebut. Ia ikut memberikan arahan kepada anggota BPBD dan Damkar saat pencarian yang di back up tim SAR, Polairud dan Brimob serta masyarakat setempat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved