Pesta Demokrasi Jambi

NEWSVIDEO: Ini Harapan Nasrun Arbain di Lapas Klas IIA Jambi Kepada Gubernur Terpilih

Khusus untuk kota Jambi, penghuni Lapas Klas IIA Jambi pun memiliki harapan untuk calon gubernur terpilih

Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Nani Rachmaini

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Eko Prasetyo

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pesta demokrasi tepat jatuh pada hari Rabu (9/12), hak menentukan pilihan terhadap calon kepala daerah di setiap kota dan provinsi pun dimiliki semua warga masyarakat Indonesia.

Begitu juga warga binaan atau penghuni Lapas di setiap wilayah kota dan provinsi. Khusus untuk kota Jambi, penghuni Lapas Klas IIA Jambi pun memiliki harapan untuk calon gubernur terpilih yang nantinya akan memimpin Jambi 5 tahun mendatang.

Seperti harapan yang disampaikan oleh Nasrun Arbain, penghuni Lapas Klas IIA Jambi untuk kasus tipikor, dan juga mantan ketua KONI Provinsi Jambi tersebut.

Bagi Nasrun, calon gubernur nomor urut satu atau nomor urut dua pastinya memiliki visi dan misi yang baik untuk membangun Jambi, hanya saja ia mengharapkan pula, selain mensejahterakan masyarakat ke depannya, perlu juga gubernur terpilih, memperhatikan warga binaan di Lapas Klas IIA Jambi yang juga memiliki Hak Asasi Manusia, seperti masyarakat umum di luar lapas.

"Ya cukup perhatiannya saja dengan melihat kondisi di lapas, misalkan saja berbicara kapasitas lapas, untuk lapas di sini kita ketahui kapasitas menampung warganya hanya 360 penghuni, namun ini melebihi dan mencapai 1.300, maka tolong diperhatikan," ujarnya.

Selain itu perhatian lainnya seperti ketersediaan air, dan juga masalah kesempurnaan fasilitas lapas seperti sanitasi pun menjadi keluhan Nasrun untuk diperbaiki oleh gubernur terpilih nantinya.

Sementara Kepala Lapas Klas IIA Jambi, Suyatna mengatakan, pemilihan gubernur di TPS yang tersedia di Lapas Klas IIA Jambi cukup aman dan juga terpantau kondusif oleh pihak KPU, Panwaslu, dan kepolisian.

Di mana sama dengan pemilihan di TPS umum lainnya di luar lapas, khusus untuk warga binaan Lapas Klas IIA Jambi cukup tinggi pula antusias warga binaannya untuk memilih.

Di aula lapas didirikan dua TPS khusus yang berdampingan, yaitu TPS 25 dengan jumlah mata pilih sebanyak 618 orang dan TPS 26 dengan jumlah mata pilih sebanyak 598.

Khusus pada hari pelaksanaan pemungutan suara ini, pihak Lapas mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan jam besuk atau jam berkunjung bagi warga binaan.

"Cukup tinggi antusias warga di sini, dari jumlah yang ada itu melebihi dari setengah warga binaan yang ada, dan untuk yang tidak bisa memberikan suaranya, terkendala oleh kelengkapan berkas, NIK kartu identitas dan lainnya," singkatnya. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved