Arifien Manap Tutup Usia
Ini Peninggalan-peninggalan Arifien Manap
Selama menjadi wali kota, Arifien Manap meninggalkan jejak pembangunan
Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Arifien Manap menjadi Wali Kota Jambi dua periode (1998-2008). Selain menjadi Wali Kota Jambi, saudara kandung Zoerman Manap tersebut juga beberapa kali memimpin DPD II Partai Golkar Kota Jambi.
Selama menjadi wali kota, Arifien Manap meninggalkan jejak pembangunan yang masih dinikmati masyarakat Jambi hingga kini.
Beberapa pembangunan sempat menimbulkan kontroversi termasuk pula adanya catatan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semisal karena ulah rekanan. Terlepas dari itu semua, hasil pembangunan diantaranya ada yang menjadi ikon dan landmark Kota Jambi.
Berikut Tribun rangkumkan beberapa peninggalan pembangunan di masa Arifien Manap menjadi wali Kota Jambi.
1. Jembatan Makalam
Pembangunan Jembatan ini sempat menuai kontroversi. Sejumlah makam sempat dipindahkan.
Namun kini Jembatan Makalam menjadi kebanggaan dan menjadi jalan arteri utama yang menghubungkan bilangan Kampung Manggis dan Masjid Agung juga Simpang Pulai dan sekitarnya.
2. RSUD H Abdul Manap
RSUD H Abdul Manap dibangun secara multi years atau tahun jamak. Nama Abdul Manap sendiri diambil dari nama orangtua Arifien Manap.
Terbaru rumah sakit ini mendapat sertifiat ISO di bawah kepemimpinan wali Kota Syarif Fasha.
Baca: Arifien Manap Meninggal Dunia
3. Perpustakaan Kota Jambi
Perpustakaan Kota Jambi di bilangan TAC awalnya digadang-gadang bakal menjadi perpustakaan modern yang bisa menjadi pusat informasi dana literasi.
4. Program air PDAM Siap Minum
Air siap minum yang diproduksi oleh PDAM Tirta Mayang ini launchingnya dirangkai dengan beroperasinya RSUD H Abdul Manap.
Program kontroversi ini diadakan saat PDAM Tirta Mayang dijabat oleh Agus Sunara. hingga kini tak ada kejelasan apakah program ini masih berjalan atau tidak.