Habib Rizieq: Sampurasun Boleh Diucapkan
Habib Rizieq, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), meminta masyarakat Sunda supaya jernih memahami maksud pernyataan Sampurasun.
Namun ia berteriak dengan lantang mengatakan campur racun. Lalu terdengar suara tepuk tangan menggema. Konon Habib Rizieq tengah berceramah di Purwakarta pada 13 November 2015.
Atas pernyataan itu, sebanyak 16 organisasi massa dan lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat (AMSM) menolak Pentolan Front Pembela Islam, Habib Rizieq, masuk ke wilayah Jawa Barat.
Pasalnya Habib yang memplesetkan kata sampurasun menjadi campur racun dinilai telah menghina bangsa Indonesia khususnya masyarakat Jawa Barat.
Koordinator AMSM, Noery Ispandji Firman, mengatakan, sampurasun merupakan kata yang mengandung arti doa. Namun kata yang termasuk salam itu diplesetken oleh orang yang mengaku tokoh di Indonesia. Apalagi hal itu disampaikan di depan warga Purwakarta, Jawa Barat.
"Saya siap melawan yang menzalimi hal-hal yang berkaitan dengan budayaSunda. Kami tidak akan diam terhadap hal ini," kata Noery kepada wartawan dalam konferensi pers di gedung Angkatan Muda Siliwangi, Jalan Braga No 25, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Rabu (25/11).