Pak Jokowi Tolong Beli Ginjal Saya, Susanto Jual Dirinya
Walau sudah lebih dari delapan jam dirinya berdiri, belum ada sedikit pun jawaban dari balik gerbang istana.
Biaya Rp 1,2 miliar
Namun apa daya tangan tak mampu, dirinya yang telah berusaha meminta bantuan, mulai dari mendatangi Bupati Pandeglang hingga Istana Negara, belum juga mendapatkan hasil.
Padahal, setiap pekannya, setidaknya Adrian harus dibawanya pulang-pergi dari rumahnya menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk memeriksakan kesehatan.
"Udah didaftarin di BPJS Kesehatan bang, tapi BPJS katanya cuma sanggup bayar pengobatan anak saya Rp 250 juta, padahal kalau mau sembuh, anak saya harus dioperasi, biayanya Rp 1,2 miliar," ungkapnya tertunduk.
Karena besarnya biaya ditambah penghasilan dirinya yang hanya cukup untuk makan sehari-hari, dirinya pun memutuskan untuk menjual ginjalnya kepada siapa pun yang membutuhkan.
Asalkan sambungnya, anaknya bisa sehat kembali.
"Saya lakuin apa aja bang buat anak, saya rela jual ginjal saya, yang penting anak saya bisa sehat bang," tutupnya.
Seiring dengan terbenamnya matahari, aksinya tersebut pun disudahinya dengan membaca surat Al Fatihah.