Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kabut Asap

Pejabat di Jambi ini Pasrah, Menunggu Tuhan Redam Kabut Asap

Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi sampai saat ini terus meluas, dari data Dinas Kehutanan

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Fifi Suryani

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi N

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi sampai saat ini terus meluas, dari data Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, tercatat sudah 1.5867 hektare terbakar selama musim kemarau.

Seperti disampaikan Irmansyah, Kepala dinas Kehutanan Provinsi Jambi, dari luas yang terbakar 33 persen berada di dalam kawasan hutan. Sementara, 67 persennya diluar kawasan hutan.

Irmansyah juga mengatakan dari luas yang terbakar 80 persen terjadi di lahan gambut. Sementara update titik Hotspot pada Senin (26/10) berdasarkan hasil pantauan satelit Noaa di Jambi hanya terpantau satu titik hotspot.

"Di Sumatra Selatan terpantau 14 titik hotspot," katanya usai menghadiri sidang paripurna di DPRD Provinsi Jambi.

Irmansyah mengatakan, kondisi darurat asap ini segala upaya dan daya telah maksimal dilaksanakan. Bahkan bantuan dari Uni Soviet,  Jepang dan Australia untuk mengeroyok hotspot di Sumatra masih tak mampu memadamkan kebakaran di lahan gambut.

"Ini luar biasa karena sudah tiga bulan lebih musim kemarau. Nunggu mukjizat Allah lagi salah satu solusi efektif (hujan) mengurangi dampak kabut asap," katanya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved