Zainudin Sebut Lahan Dua Perusahaan Ini Langganan Terbakar
Zainudin mengatakan hasil ground check yang dilakukan oleh pihaknya tak kurang lahan seluas 4.000 ha di areal PT Dyera terbakar.
Penulis: bandot | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Bandot Arywono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Peneliti Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, Zainudin mengatakan hasil ground check yang dilakukan oleh pihaknya tak kurang lahan seluas 4.000 ha di areal PT Dyera terbakar. "Setiap tahun memang lokasi itu selalu terbakar, tahun ini menurut perhitungan kita ada seluas 4.000 ha sudah terbakar, dari keseluruhan luas lahan mereka yang 8.000 ha," kata Zainudin.
Sementara di PT LKU yang luasnya kurang lebih 8.000 ha menurut Zainudin meski statusnya areal milik perusahaan faktanya sudah dikapling dan dimanfaatkan untuk kebun karet masyarakat. "Itu seperti dibiarkan saja. Dulunya di HTI itu ada aktivitas 'illegal logging'. Dan sekarang lahan HTI sudah banyak yang dijadikan kebun oleh masyarakat. Mereka hanya caplok-caplok areal saja, dan banyak yang terbakar," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20150913_asap-kebakaran-lahan_20150913_234434.jpg)