Musim Kemarau
Dua Hari Dua Malam Tidak Mandi sudah Biasa
Kekeringan yang melanda di kawasan Sekernan membuat warga terpaksa jarang mandi. Ini menambah
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - Kekeringan yang melanda di kawasan Sekernan membuat warga terpaksa jarang mandi. Ini menambah deretan panjang cerita unik dan miris akibat kemarau yang telah berlangsung lebih kurang tiga bulan di wilayah Jambi.
Dikatakan warga Tunas Baru Sekernan, Juliana (29), sumur mengering, sungai mengering terpaksa mandipun jarang. Bila harus mandi menggunakan galon terus, boros untuk ngirit jarang mandi tidak masalah.
"Dua hari dua malam tidak mandi sudah biasa selama kemarau," tuturnya Selasa (8/9).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/sumur-tua-warga_20150828_113852.jpg)