Jelajah Kuliner
Gurihnya Ayam Goreng dan Kepala Baung Angso Duo
BENTANGAN luas Sungai Batanghari Jambi menyimpan ratusan spesies ikan tawar yang begitu gurih untuk
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - BENTANGAN luas Sungai Batanghari Jambi menyimpan ratusan spesies ikan tawar yang begitu gurih untuk dijadikan bahan olahan kuliner, dan tentunya sangat menggoda lidah untuk segera mencicipinya. Pilihan yang tepat bila rumah makan Angso Duo menyuguhkan olahan ikan Baung dan Patin segar sebagai menu andalan.
Rasa nikmat dari lembutnya daging ikan baung pun tersaji di atas piring dengan ukuran cukup besar, siraman kuah hangat membuat gulai kepala baung terlihat begitu menggoda. Menu ini sangat cocok disantap kapan saja, di bulan puasa kuliner berkuah ini sangat cocok untuk dijadikan menu berbuka puasa maupun saat sahur.
"Kita selalu sajikan menu dalam keadaan panas, biar lebih terasa nikmat," kata Arya manager rumah makan Angso Duo saat dijumpai pekan ini.

Menariknya, kata Arya ia selalu memilih bahan ikan yang segar untuk dijadikan olahan, sebab itu akan membuat rasa dari gulai kepala baung terasa lebih nikmat. Menu gulai kepala baung bukanlah menu anyar untuk wisata kuliner di Jambi, namun teknik pengolahan yang berbeda membuat olahan ikan baung di Angso Duo terasa lebih gurih, apalagi campuran cabai menambahkan sensasi pedas yang nikmat.
"Kita memang menunya masakan Padang tapi cara masaknya punya teknik sendiri itu yang membuat rasanya beda," katanya.
Bila kepala baung diolah menjadi menu gulai, lain hlanya dengan badan hingga bagian ekornya, rumah makan Angso Duo menyajikan menu lain yang berbahan sama, ikan baung sambal balado.

Bahan yang digunakan badan ikan hingga ekor yang dipotong dengan ukuran sedang, ikan goreng ini disajikan dengan pecahan cabai hijau di atasnya.
Antoni, seorang pengunjung terlihat sedang menikmati sepotong kepala baung, jari-jarinya begitu ligat mencuil daging di antara tulang kepala, lalu melahapnya. Sajian hangat yang dinikmatinya saat Jambi lagi terik membuat peluh di wajahnya keluar cukup banyak.
"Dagingnya lembut, dan kuahnya pedas dan hangat, enak. Terus cabai hijaunya itu yang buat beda," katanya.

Selain sajian menu berbahan ikan, rumah makan Angso Duo juga menyajikan kuliner berbahan daging ayam. Menu yang dinamai ayam goreng panas ini juga menjadi menu andalan rumah makan Angso Duo. Seperti namanya menu ayam goreng ini disajikan benar-benar panas, karena baru digoreng bila ada pemesan yang ingin menikmatinya. Untuk menambah kenikmatannya, ayam goreng panas ini disajikan dengan taburan rempah-rempah seperti jahe, kunyit, laos dan bumbu lainnya yang juga digoreng garing, tentu bisa dibayangkan bagaimana nikmat rasanya.
Arya mengatakan, menu ayam ini tidak sekedar digoreng, ada beberapa teknik memasak yang dilakukan sehingga rempah-rempah yang melumurinya bisa meresap sempurna. Lagi-lagi pihak pengelola rumah makan selalu memilih daging ayam kampung yang utuh.
"Kita selalu beli daging ayam utuh dan kita potong-potong sendiri, jadi waktu memasaknya kita bisa sesuaikan apinya, berapa lama masaknya juga," tutur pria asal Kerinci ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/26062015_ayam_goreng_20150626_115604.jpg)