Minah Oplosan
BREAKING NEWS: Dua Bayi di Sungaipenuh Nyaris Jadi Korban
Minyak oplosan kembali memperlihatkan keganasannya di Kota Sungaipenuh.
Penulis: edijanuar | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Minyak oplosan kembali memperlihatkan keganasannya di Kota Sungaipenuh. Kali ini terjadi di rumah bersalin Restu Ibu, yang berada di jalan depati parbo Sungaipenuh.
Akibatnya, dua bayi yang baru saja dilahirkan di rumah bersalin tersebut, nyaris ikut menjadi korban. Namun beruntung api langsung dipadamkan warga, sehingga tidak membahayakan ibu dan balita yang ada di ruangan tersebut.
Informasi yang didapat Tribun, meledaknya kompor minyak tanah sesaat setelah dua ibu hamil selesai bersalin, Senin (8/6) sekitar pukul 10.20 WIB pagi. Petugas yang hendak membersihkan peralatan bersalin, memanaskan air menggunakan kompor.

Sejumlah warga, usai membantu memadamkan api di Klinik Bersalin Restu Ibu
Namun saat minyak tanah dimasukkan ke dalam kompor, api langsung menyambar sehingga menyebabkan kompor meledak, dan api menyebar ke semua sisi ruangan. Beruntung saat kejadian, beberapa tukang ojek yang mangkal di depan, langsung membantu memadamkan api.
Pengakuan dari petugas rumah bersalin restu ibu, minyak tanah yang diduga oplosan tersebut, mereka beli dari toko SN yang ada di Kota Sungaipenuh. Mereka membeli minyak tanah dari toko, supaya terhindar dari bahaya minyak oplosan yang dijual secara eceran.
“Ini sudah sangat memprihatinkan. Bahkan minyak tanah oplosan sudah masuk ke toko-toko besar yang ada di Sungaipenuh. Jika ini tidak segera diantisipasi, akan sangat membahayakan masyarakat,” terang sumber Tribun di TKP yang enggan namanya ditulis.
Bagaimana sikap aparat pemerintahan setempat atas kejadian itu? Simak terus Breaking News dengan topik Minah Oplosan beberapa saat lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/04062015_kebakaran_2_20150604_145509.jpg)