Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dandim 0420/Sarko: Hindari Ego Sektoral

Ia mengatakan, keterlibatan TNI tidak hanya dilihat di item program saja.

Penulis: qomaruddin | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUN JAMBI/QOMARUDDIN
Dandim 0420-Sarko Letkol Inf Budiawan Basuki ketika panen raya padi ladang di Bathin VIII, Senin (3-3) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Qomaruddin

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Untuk memacu stabilitas peningkatan hasil produksi pertanian dan perkebunan. Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Budiawan Basuki menegaskan TNI akan siap bekingi petani.

"Kita tidak ada maksud apa apa. Kecuali ketahanan pangan sesuai MoU Panglima TNI dan Mentan bisa diwujudkan. Dan bisa tercapai," katanya saat sarasehan Hari Krida Pertanian (HKP) Provinsi Jambi di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Minggu (31/5).

Termasuk katanya, alur bantuan pemerintah bisa dipastikan sampai hingga ke patani petani.

"Itu terpenting. Misal bantuan pupuk, itu kan sangat pokok. Harus bisa terdistribusi ke petani tanpa ditemukan kendala," ujarnya.

Ia mengatakan, keterlibatan TNI tidak hanya dilihat di item program saja. Tapi pelibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa), akan penuh mendampingi petani di lokasi lahan pertanian.

Sehingga mereka (Babinsa,red) lanjut Dandim, tidak saja bertugas memonitor wilayah terutama di daerah rawan konflik. Tugasnya memang akan bina petani.

"Jadi dihindarkanlah ego sektoral. Target kita hasil pertanian bisa ningkat dua persen, atau kisaran 73,4 juta ton. Kalau itu tercapai itu kita sudah swasembada padi, dan kebutuhan terpenuhi," ujar Lululusan Akmil 1997 ini.

Untuk itu, katanya, kedepan data data menyangkut pertanian tidak dimanipulasi, dan paradigma bekerja di belakang meja dihindarkan.

"Semua leading dengan tupoksinya masing masing kompak. Terutama pupuk jangan sampai dimanipulatif. Dan kita tidak akan kita biarkan itu," tegasnya.

"Atau pun ada bantuan lain. Kalau memang jumlahnya segitu, sampai ke petani ya segitu," lanjutnya.

Bila swasembada pangan tercapai kata Dandim, tak menutup kemungkinan medali from rice importer to self sufficiency dari FAO di era 1980an bisa digapai kembali.

Ia mengatakan, tersebarnya sumber daya Babinsa di perkotaan maupun pedesaan. Bisa menjadi unjung tombak mengamankan munculnya berbagai permasalahan pertanian.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved