Selasa, 19 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Otomotif

Modifikasi Simpel ala Mothay, Bikin Beat Lebih Eye Catching

SEJAK booming pada 2014, mothay menjadi gaya modifikasi yang semakin digemari di pelosok negeri.

Tayang:
Penulis: wahid | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/ALDINO

TRIBUNJAMBI.COM - SEJAK booming pada 2014, mothay menjadi gaya modifikasi yang semakin digemari di pelosok negeri. Hal ini bisa jadi karena pengguna motor matic di Indonesia terbilang tinggi. Selain itu, aliran modifikasi yang berkiblat dari Thailand tersebut lebih simpel, tidak perlu bongkar pasang yang berarti. Meski begitu hasil modifikasi ini mampu menunjukkan hasil yang menarik. Hal itupula yang membuat Yopi rela merombak Honda Beat keluaran tahun 2011 menjadi lebih eye catching.

Secara fisik, bentuk motor asli masih dengan mudah diketahui. Hanya saja asesoris serta warna-warni yang disematkan pada motor ini menjadi pembeda. Menurut Yopi memang aliran Mothay identik dengan warna-warni yang eye catching. Namun yang lebih mencirikan Mothay adalah penggunaan velg ukuran 17 inchi.

Warna asli motor, yakni merah, dicat ulang mengkoMbinasikan tiga warna yakni merah, putih dan biru. Kedua velg diganti velg Billwood warna biru ukuran17 inch. Tromol depan ia menggunakan velg belimbing, sedangkan velg belakang pelangi.

“Rata-rata bahannya kita kirim dari luar daerah. Bahkan stripping didatangkan langsung dari Thailand, cuma belum sempat dipasang,” katanya ketika ditemui Tribun, Sabtu (18/4) siang.

Konsep Mothay sebenarnya sudah banyak diaplikasikan para penyuka modifikasi di Jambi, hanya saja rata-rata mereka hanya merubah dari segi kaki-kaki saja. Dengan merubah warna motor menjadi lebih ceria, tentu saja akan membuat motor tersebut semakin menarik dilihat. Yopi juga mengganti jok menjadi berbahan kasa.

Untuk membuat motor berkonsep Mothay menurutnya tidak membutuhkan biaya mahal seperti modifikasi-modifikasi lain yang harus custom bodi merubah sasis dan segala macam. Mothay style terbilang simple karena menerapkan system plug n play atau PnP. Maksud PnP di sini adalah pemasangan aksesori tidak perlu dilakukan dengan membongkar sepeda motor secara total karena semua komponen semua sudah tersedia dan mudah ditemui di pasaran.

Yopi mengaku untuk menyulap Honda Beat standar menjadi berkonsep Mothay hanya butuh waktu kurang lebih seminggu. Total biaya yang dikeluarkan pun bisa dibilang tidak terlalu menguras kantong, yakni berkisar Rp 2,4 juta.

“Kalau bahan sudah ready semua, cepat kita ngerjainnya,” ucapnya.

Gaya simpel dan trendi inilah yang menjadi ciri khas Mothay. Menarik tanpa harus mengeluarkan terlalu banyak biaya, menjadi kabar baik bagi penyuka modifikasi di Indonesia. Aliran ini semakin diminati karena didukung oleh banyaknya aksesori penunjang modifikasi mothay ini, sehingga mudah untuk merombak motor ke aliran model Thailand.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved