Terpidana PDAM Meninggal

Kalapas: Usai Makan Kerupuk, Arif Tiba-tiba Ambruk

"Iya, tadi dilarikan ke rumah sakit. Sebelumnya tidak ada keluhan," sebut Suyatna,

Penulis: Deni Satria Budi | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUN JAMBI/SUCI RAHAYU
Jenazah Arif terpidana kasus PDAM saat di RSUD Raden Mattaher 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Deni Satria Budi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Arif Supiyanto, mantan Direktur Keuangan PDAM Tirta Mayang yang menjadi terpidana kasus korupsi rekening Air PDAM 2012, yang meninggal karena sakit, sebelumnya tidak pernah mengeluh selama berada di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Jambi.

Suyatna, Kepala Lapas Klas, ketika dikonfirmasi mengiyakan Arif dilarikan ke rumah sakit. Namun sebelumnya, kata Suyatna, Arif tidak pernah ada mengeluh sakit.

"Iya, tadi dilarikan ke rumah sakit. Sebelumnya tidak ada keluhan," sebut Suyatna, ketika dikonfirmasi via handphonenya.

Menurut Suyatna, sebelum dilarikan ke rumah sakit, Arif baru saja selesai makan. Kemudian ia tiba-tiba ambruk, sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Habis makan kerupuk tadi, Pak Arif tiba-tiba ambruk. Makanya kita bawa ke rumah sakit," tuturnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved