Kamis, 14 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

CPNS 2010

Panitia CPNS Kewalahan

MUARA BULIAN, TRIBUN – Panita seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Batanghari kewalahan menghadapi peserta yang lulus administrasi.

Tayang:
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Deddy Rachmawan
zoom-inlihat foto Panitia CPNS Kewalahan
suang sitanggang/tribun jambi
Pelamar CPNS Batanghari berdesakan antre mengambil kartu ujian, Rabu (1/12)
MUARA BULIAN, TRIBUN – Panita seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Batanghari kewalahan menghadapi peserta yang lulus administrasi. Itu terlihat dari molornya pengambilan kartu peserta seleksi hingga lima jam.
Sedianya, kartu identitas peserta itu bisa diambil sejak jam kerja dimulai, kemarin (1/12). Tapi nyatanya, panitia baru bisa melayani pada pukul 13.00 siang. Sementara, sejak pagi peserta telah memadati kantor BKD tempat kartu peserta ujian dibagikan.
Banyaknya peserta yang antre, diakui Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Batanghari, Zukri, terjadi akibat penundaan selama beberapa jam.  “Mungkin kalau dari pagi kita serahkan kondisinya tidak akan membludak seperti ini,” ujarnya yang ditemui disela-sela ikut mengawasi pembagian kartu peserta ujian peserta.
Ia menyebut, panitia tidak bisa membagikan kartu peserta ujian sejak pagi karena pembuatannya belum selesainya.  Kata dia,  membludaknya peserta membuat panitia butuh waktu lebih banyak untuk mengerjakan kartu itu.  
Akibat molornya pembagian ini membuat suasana pembagian tidak kondusif. Jumlah peserta yang antre yang diperkirakan hampir 1.000 orang itu memaksakan diri untuk mendekat ke meja panitia.
Pembatas dari tali yang dibuat panitia agar antrean tertib tidak berguna. Belakangan tali itu putus. Bahkan sebuah kaca jendela juga sempat pecah. Imbauan petugas dari Satpol PP yang menggunakan pengeras suara tidak diindahkan oleh peserta yang sudah menunggu berjam-jam itu.
“Saya ingin cepat. Saya sudah dari tadi pagi disini untuk mengambil kartu peserta ujian,” ujar Nila, seorang peserta. Ia datang dari Kota Jambi, dan setelah mengambil kartu peserta ujian harus pulang lagi ke Jambi.
Peserta semakin berdesakan. Beberapa kali permintaan dari petugas supaya peserta tidak semakin merapat ke meja panitia malah disoraki oleh peserta yang sebagian besar dari mereka terlihat sudah mandi keringat.  “Kami sudah terlalu lama menunggu pak,” ucap seorang peserta dari arah belakang.
“Kalau sudah tahu kartu tidak bisa selesai pagi, harusnya dibuat pengumuman sebelumnya. Jadi, kamit tidak terlalu lama menunggu. Kan bisa diantisipasi dengan menambah tenaga,” ujar Yuli, seorang peserta. (ang)
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved