Demi Kesembuhan Suami dan Anaknya, Kematian Juju Dirahasiakan
Karib, kerabat dan kenalan Adi Catur Syahputra (26) dan Restu Bilal Syahputra (2) tengah was-was. Pasalnya kedua korban loder maut di RT 01 RW 03,
Laporan Tribunnews Batam Rachta Yahya
TRIBUNJAMBI.COM, KARIMUN - Karib, kerabat dan kenalan Adi Catur Syahputra (26) dan Restu Bilal Syahputra (2) tengah was-was. Pasalnya kedua korban loder maut di RT 01 RW 03, Guntung Punak, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Tebing, Jumat (20/3/2015) itu belum tahu sama sekali terkait kabar kematian Uneri alias Juju (25), istri dan ibu dari keduanya. Mereka masih merahasiakan demi kesembuhan keduanya.
"Belum tau sama sekali, sementara ini belum boleh ada yang beri tahu, khawatir nanti mengganggu pengobatan mereka. Setiap kali Adi tanya, kami selalu berusaha untuk menghindar dengan mengatakan ia harus istirahat jangan banyak gerak dulu," kata seorang rekan Adi.
Keduanya yakni Adi dan Restu saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Bakti Timah, Kecamatan Tebing. Keduanya menderita luka dan patah tulang, Adi di bagian kaki kiri dan pergelangan tangan kanannya, sedangkan Restu patah kaki kanan. Jika Restu sukses menjalani operasinya, Jumat kemarin, untuk Adi terpaksa ditunda karena pen, penyangga tulang patahnya tengah habis stok. Operasinya kembali dijadwalkan dilaksanakan Senin (23/3/2015) ini.
Adi mengalami patah kaki kiri dan tangan kanannya diduga tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya usai ditubruk loder yang dioperasikan Arbaim (37). Sementara operasi terhadap anak Adi yang turut menjadi korban kasus tersebut yakni Restu Bilal Syahputra berhasil dilakukan Jumat (20/3/2015) kemarin. Bilal mengalami patah kaki kanan. Keduanya saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.