Setiap Bulan Tumbuh 20 Persen
JAMBI, TRIBUN – Kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Provinsi Jambi terus menunjukan kinerja yang positif.
Penulis: fendry | Editor: Deddy Rachmawan
Jumlah aset seluruh BPR di Provinsi Jambi mencapai Rp 295,89 miliar atau meningkat 3,57 persen dibanding pada triwulan sebelumnya yang sebesar Rp 285,70 miliar. Sementara itu, jumlah penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) oleh BPR di Provinsi Jambi meningkat sebesar Rp 3,21 miliar (1,43 persen), dan penyaluran kredit tumbuh sebesar Rp 5,06 miliar (2,48 persen).
Sebangun dengan itu, loan to deposits ratio
(LDR) pun ikut terdongkrak karena lebih tingginya penghimpunan kredit dibandingkan penyaluran dana. Dari 90,88 persen pada triwulan II lalu, kini LDR BPR menjadi 91,82 persen.
Bahkan, para banker BPR menyebut DPK-nya mengalami pertumbuhan sekitar 20 persen per bulan. Tanjumin, Direktur Utama PT BPR Mitra Lestari, mengatakan, seiring membaiknya perekonomian di Jambi dan harga sawit dan karet, hal itu berpengaruh positif terhadap DPK mereka.
“Untuk DPK kita sendiri sebesar Rp 49 miliar pada posisi 30 September 2010, sementara pada 30 September 2009, DPK kita hanya 40 miliar saja,†katanya kepada Tribun, Rabu (1/12) di kantornya Jalan Diponegoro, Jambi.
Untuk penyaluran kredit sendiri, pihaknya menyalurkan kredit mikro, seperti bagi pedagang-pedagang, PNS. Untuk PNS bisa meminjam sekitar Rp 50 juta dengan syarat melampirkan SK PNS.
Saat ditanya mengenai LDR, ia mengklaim mencapai sekitar 77 persen. Dia bilang, bank-bank umum yang mulai menggarap sektor mikro membuat persaingan penyaluran kredit kian ketat.
Terpisah, Direktur BPR Kencana Mandiri, Chandra Bongsu menuturkan, pertumbuhan DPK pada banknya tumbuh sebesar 10 persen dari bulan ke bulan. Saat ini, BPR Kencana Mandiri menghimpun DPK sekitar Rp 14,4 miliar.
“Pada Oktober 2010 DPK kita hanya Rp 13,2 miliar, sementara aset kita saat ini sekitar Rp 15,8 miliar,†ujarnya.
Menurutnya, Kencana Mandiri dengan usia efektif sekitar 10 bulan efektif tergolong baru. Kedepan, sebutnya, kita terus memasarkan produk kepada masyarakat. “Termasuk ekspansi keluar kota Jambi,†tandasnya. (wan/dry)