50 Persen Ruko Dikuasai Pejabat

Penanganan asset Kincai Plaza, antara Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kian rumit.

Penulis: edijanuar | Editor: Deddy Rachmawan

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Penanganan asset Kincai Plaza, antara Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kian rumit. Kuat dugaan 50 persen ruko yang berada di bangunan lantai tiga tersebut, dikuasai oleh pejabat di Kerinci.

Selain dikuasai pejabat, pemilik ruko di Kincai Plaza juga sudah beberapa kali berpindah tangan, sementara pembeliannya belum dilunasi. Akibatnya, hingga saat ini cicilan ruko tersebut tidak kunjung selesai.

Bukan hanya itu saja, Pemkab Kerinci sebagai pemilik sah bangunan tersebut, sempat kecewa dengan adanya penarikan retribusi yang dilakukan oleh Pemkot Sungai Penuh, padahal belum ada penyerahan asset dari Pemkab Kerinci.

Ketua Komisi II, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kerinci, Elyusnadi, kepada wartawan mengakui hal itu. Dia membenarkan bahwa sebagian besar pejabat sudah mengambil jatah ruko di Kincai Plaza.

Sebelum bangunan selesai, para pejabat sudah mengambil jatah ruko yang ada di Kincai Plaza. Sehingga, wajar 50 persen dari ruko maupun kios pedagang yang ada sudah ada pemiliknya.
"Ada yang mendapatkan ruko dua hingga tiga pintu. Mereka (pejabat-red) mengambil sewa kepada pedagang, sebelum disetorkan kepada pemerintah daerah sebagai uang cicilan," katanya.

Dikatakannya, hingga saat ini permasalahan sewa ruko tersebut masih belum selesai. Pihaknya sudah melaksanakan hearing dengan Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Kerinci untuk membahas masalah tersebut.

Menurut informasi dari Disperindag dan ESDM Kerinci, permasalahan sewa ruko merupakan permasalahan yang serius, lantaran masih ada sebagian pihak selaku pemilik ruko dan penghuni ruko yang bandel. "Ada yang belum bayar sewa setahun hingga beberapa tahun," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag dan ESDM Kerinci, Letmi Hendri, membenarkan permasalahan tersebut. Dia sudah mengkoordinasikan masalah itu kepada Pemkab Kerinci dan DPRD Kerinci.
"Sepanjang cicilan belum dibayar, maka kincai plaza tetap asset Pemkab Kerinci. Tagihan tunggakan sewa maupun kredit mereka akan kita selesaikan dalam waktu dekat ini," pungkasnya. (eja)

Tags
ruko
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved