Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Mahasiswi Cantik Ini Tewas Digilas Truk Sampah

TRIBUNJAMBI.COM, MAKASSAR - Anggi Anggriani (19 tahun), mahasiswi semester III Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan

Editor: ridwan

TRIBUNJAMBI.COM, MAKASSAR - Anggi Anggriani (19 tahun), mahasiswi semester III Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar, Jumat (13/10/2014) tewas terlindas ban truk sampah di Jl Raya Bangkala, Antang, Manggala, Makassar.

Anggi tewas di tempat kejadian, hanya beberapa saat setelah jamaah Masjid Kompleks Makkio Baji, Antang, pulang menunaikan ibadah salat Jumat.

Wanita kelahiran Tempe, Sengkang, Wajo ini, berangkat dari rumah kerabatnya di Jl Paccerakkang Raya, Biringkanaya, saat azan salat Jumat, berkumadang.    

Anggi meninggal dalam perjalanan menuju tempat kuliah di Kampus UIN Samata, Gowa.  

Jarak antara kampusnya, dengan lokasi kejadian hanya sekitar 7 km.

Anggi belum setahun memiliki SIM C, legalitas untuk mengendarai kendaraan roda dua. Dia resmi mengikuti ujian unmtuk mendapatkan SIM  tanggal 27 Mei 2013 lalu.

Saat itu, orangtuanya yang bermukim di Jl Emmi Saelan nomor 8, Tempe, Sengkang, Wajo, juga membelikannya motor Yamaha Mio merah, nomor polisi DW 5153 BN.

Sebelum insiden maut di jalan poros akses Makassar-Gowa di timur kota itu, Anggi sudah menempuh perjalanan sekitar  21 km, dari Paccerakkang.

Di rumah kerabatnya itu, Anggi sudah menetap hampir setahun setangah.
Saban hari, mahasiswi yang oleh rekannya dikenal imut, supel, dan murah senyum ini, memang memilih bolak-balik rumah kerabat dan kampus.

"Sebenarnya, setelah seminar di kampus kemarin, Anggi curhat, kalau dia sudah capek bolak-balik naik motor tiap hari, dan ingin kos di dekat kampus," kata Istiqomah, teman sejurusan dan seangkatan Anggi di jurusan manajemen UIN.

Anggi juga, menerima dan merespon baik saran rekannya. Hanya saja, "Orangtuanya di Sengkang, melarang untuk kos," ujar Istiqamah, yang terakhir bertemu Anggi, saat sama-sama mengikuti seminar keselamatan berkendaraan pada mahasiswa melalui Seminar "Police Go to Campus".

"Kemarin saya sama-sama ikut seminar kak, dan sempat bercanda gurau, tiba-tiba dia tertimpa musibah,"kata Asrianti, teman jurusan almarhum yang ditemui di depan ruang kamar jenazah rumah sakit Bhayangkara.

Teman-teman korban ini terlihat sangat terpukul , pasalnya mereka yang baru saja sama-sama ikut seminar di kampus , Kamis (23/10/2014).

Seminar itu digelar PT Jasa Raharja dan Polda Sulselbar dan pihak Rektorat UIN.         

Dalam laman resmi UIN, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Makassar, Sulistianingtias, mengungkapkan tujuannya dari seminar untuk meningkatkan peran mahasiswa untuk menjadi pelopor keselamatan lalulintas.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved