Pelantikan Jokowi dan JK
Jambi Siaga Satu, 2.600 Personel Jaga Wilayah
Jelang pelantikan presiden terpilih pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada Senin (20/10) mendatang, seluruh aparat keamanan MENGAMANKAN
Penulis: Deni Satria Budi | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jelang pelantikan presiden terpilih pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada Senin (20/10) mendatang, seluruh aparat keamanan langsung melakukan pengamanan ketat secara nasional termasuk di Jambi. Bahkan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menetapkan Jambi dalam kondisi Siaga I.
Penetapan yang dilakukan ini diberlakukan mulai Jumat (17/10) hingga waktu yang belum ditentukan. Kapolda Jambi, Brigjen Pol Bambang Sudarisman melalui Kabid Humas AKBP Almansyah mengatakan, terkait penetapan status siaga I ini, Polda Jambi telah menerjunkan sebanyak 2.600 personel di berbagai titik di Jambi.
"Sekarang sudah siaga satu dalam operasi Cipta Kondisi, jelang pelantikan presiden," tutur AKBP Almansyah, Sabtu (18/10).
Seluruh personel tersebut kata Almansyah, mengawasi masing-masing wilayah yang mereka pegang dengan beberapa agenda. Diantaranya melakukan patroli, dengan sasaran tempat keramaian, kantor penting, objek vital, serta tempat yang rawan terjadinya konflik terutama kala pelantikan presiden nanti.
"Semuanya merupakan gabungan dari semua polres yang ada di jajaran Polda Jambi," terang Almansyah seraya menambahkan bahwa perbatasan juga menjadi perhatian penting dalam pengamanan ini.
Sementara itu, tim relawan Jokowi-JK Jambi berencana akan melakukan konvoi mengelilingi Kota Jambi. Relawan Jokowi-JK, Awal Agamsyah mengatakan selain di Ibu kota Jakarta, pesta menyambut pelantikan Jokowi-JK juga akan dilaksanakan di Jambi.
"Kita akan menggelar konvoi sepeda motor dan mobil keliling kota Jambi," ujar Awal, Sabtu (18/10).
Awal menyebutkan konvoi ini akan diikuti seluruh peserta koalisi dan masyarakat dengan mengambil start dari GOR Kotabaru hingga kantor gubernur.