Penerimaan CPNS

Panitia CPNS Bungo Pastikan Celah Bermain Tertutup

Sogok menyogok demi CPNS bukan cerita baru. Uang 'adat' ini seakan sudah jadi tradisi dan rahasia umum. Jelas bukan dengan jumlah sedikit.

Panitia CPNS Bungo Pastikan Celah Bermain Tertutup
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Sogok menyogok demi CPNS bukan cerita baru. Uang 'adat' ini seakan sudah jadi tradisi dan rahasia umum. Jelas bukan dengan jumlah sedikit.

Seleksi CPNS dengan sistim online atau CAT, juga tak mampu mengikis isu itu. Bahkan ada yang menduga permainan sudah berjalan jauh-jauh hari sebelum tes dilaksanakan.

"Dari formasi saja sudah bikin curiga. Dari jatah kurang dari 100, bisa melonjak jadi 200 formasi lebih. Apa betul tidak ada deal. Apa benar semua itu gratis," ujar seorang warga Bungo yang minta namanya tak ditulis, Senin (6/10).

Sumber Tribun mengatakan isu seperti itu masih sangat santer terdengar. Menurutnya, bahkan ada warga yang rela jual harta benda seperti kebun karet, demi bisa lulus jadi CPNS.

Panitia lokal penerimaan CPNS Bungo juga tak menampik isu itu. Bahkan panitia sudah mendengar ada oknum yang mengklaim bisa meloloskan peserta tes untuk jadi CPNS.

"Kita (panitia) tak tahu dimana celah (bermain)nya. Jangan percaya. Itu kerjaan calo yang manfaatkan situasi. Sekarang tes sudah sistim CAT," ujar panitia yang juga Kabid Mutasi BKD Bungo, H Ansori.

Ansori menyarankan peserta tes untuk mengabaikan siapapun yang mengaku bisa meloloskan jadi CPNS. Menurutnya, cara paling logis untuk bisa lolos adalah dengan mengikuti semua aturan main resmi. Serta fokus melakukan persiapan menjawab soal-soal tes.

Terkait jadwal tes, ia mengatakan sejauh ini masih tetap seperti semula. 13 Oktober. Begitu juga tempat pelaksanaan tes, masih tetap di ruang pola kantor Bupati Bungo.

Tes CAT, ujar H Ansori, akan memperlihatkan nilai peserta secara langsung. Usai tes juga akan terlihat rangking peserta per sesi. Namun tidak berarti juara sesi langsung lulus CPNS.

"Yang keluar adalah nilai dan rangking sesuai sesi. Bukan lulus atau tidak lulus," sebut H Ansori lagi.
Setelah rangking, masih ada tahapan lain. Yakni passing grade yang diumumkan Panselnas satu minggu sebelum pengumuman kelulusan.

"Tesnya kan online, nanti setelah selesai tes, server kita serahkan ke Panselnas. Baru setelah itu, seminggu sebelum pengumuman kelulusan, passing grade akan diumumkan," tambahnya lagi.

Lulus pasing grade-pun, belum menjamin lulus CPNS. Sebab akan dimungkinkan yang lulus pasing grade lebih dari satu orang, sementara formasi terbatas dan sudah ditentukan.

"Bisa saja yang lulus pasing grade itu 50 orang untuk satu formasi yang dituju. Otomatis akan dilihat nilai paling tinggi," tutupnya

Penulis: muhlisin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved