Penerimaan CPNS

Jadwal Tes CPNS yang Menyesatkan Beredar di Tungkal

Peserta tes CPNS Kabupaten Tanjung Jabung Barat patut waspada, karena ternyata ada jadwal yang menyesatkan

Jadwal Tes CPNS yang Menyesatkan Beredar di Tungkal
TRIBUNJAMBI/EDI JANUAR
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Peserta tes CPNS Kabupaten Tanjung Jabung Barat patut waspada, karena ternyata ada jadwal yang menyesatkan disebar sengaja oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Hal ini diketahui oleh panitia seleksi dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tanjab Barat, setelah beberapa peserta datang untuk ujian namun ternyata bukan jadwalnya. Bahkan peserta tersebut membawa pengumuman yang ia terima dengan ditandatangani Sekda, H Muklis.

Banyak kejanggalan yang tertulis dari jadwal tersebut, pertama hanya disebar di kalangan guru (pendidikan), kemudian tanda tangan Sekda jauh berbeda dengan tanda-tangan aslinya, dalam menandatangani jadwal-pun seharusnya H Muklis bukan sebagai Sekda melainkan ketua panitia.

Selain itu kata Kepala BKD Tanjab Barat, Zulkifli, perbedaan lain jadwal yang menyesatkan ini terletak pada nomor test, yang asli selain ditandatangani H Muklis serta stempel, nomor tes ada 11 digit, namun d jadwal sesat yang disebar di sekitaran dinas pendidikan itu hanya ada empat digit.

"Jadi jangan dipercayai jadwal itu. Pengumuman yang asli kita gunakan NIK, itu tidak ada. Yang asli ada nomor peserta dan jadwal ditandatangani oleh ketua panitia, H Muklis," katanya kepada Tribun, Selasa 30/9).

Tidak diketahui motif di belakang ini, namun yang pasti jadwal yang terlanjur dijadikan acuan banyak peserta itu sengaja diumumkan dan dipasang di dinding dekat Dinas Pendidikan.

Zulkifli meperkirakan, agar banyak peserta dari formasi guru gugur guna mengurangi persaingan. "Bisa saja ada oknum tak bertanggung jawab membuat jadwal menyesatkan ini, untuk mengugurkan banyak peserta dan mengurangi persaingan, karena terlambat lima menit saja tidak bisa ikut ujian lagi, apalagi kalau sudah beda hari," papar Zulkifli. Dari formasi yang ada dan jumlah peserta, persaingan untuk formasi pendidikan memang sangat tinggi.

Kepala BKD pun mengimbau kepada CPNS untuk melihat jadwal resmi, karena dikhawatirkan jadwal yang menyesatkan itu terlanjur dijadikan patokan oleh banyak peserta.

Penulis: awang
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved