Penerimaan CPNS

Portal Resmi Susah Diakses, Pelamar CPNS Mengeluh

TRIBUNJAMBI.COM - Pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) secara online

Portal Resmi Susah Diakses, Pelamar CPNS Mengeluh
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Qomaruddin

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) secara online memang sudah dibuka sejak Senin (1/9).

 Namun, keinginan para pelamar untuk mendaftar lewat online, seperti sedikit bermasalah. Soalnya, portal resmi http;//www.panselnas.menpan.go.id tak bisa dibuka. "Yang jelas sejak pengumuman lowongan CPNSD diedarkan, website itu gak bisa diakses," kata Hendri, Rabu (3/9).

 Malah, katanya, hari ini--kemarin---sudah tak terakses, diulangi esoknya tetap sama. Bahkan jika pun bisa, pelamar yang menginginkan resgistrasi tidak langsung tersambung dan masuk ke server.

 "Saya ulangi hari esok lagi tetap sama. Pokonya dari sejak resmi dibuka portal daftar itu terus mengalami gangguan," keluhnya.

 Jika demikian, pendaftaran CPNS via online kata Hendri lebih bersifat profesionalisme dan keterbukaan, kenyataannya malah menyusahkan pelamar.

 Sekretaris BKP2D Sarolangun, Febriyati tak menampik hingga hari ketiga pendaftaran CPNSD dibuka, portal tak bisa diakses pelamar. "Memang website daftar online belum aktif. Kita pun gak tahu apa masalahnya. Wajarlah kalau dikeluhkan para pelamar," ujarnya.

 Untuk itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan panitia seleksi nasional (Panselnas) penerimaan CPNSD, terkait portal resmi milik KemenPAN yang masih mengalami gangguan.

 Namun, kata Febriyati, penutupan pendaftaran tetap Minggu (7/9) mendatang. "Iya ditutup sesuai jadwal, jadi pendaftar jangan sampai melebihi batas waktu ditentukan. Kalau masih bermasalah kemungkinan pendaftaran diperpanjang. Tapi belum dirapatkan, sementara ini masih dengan edaran pengumuman itu," ujarnya.

 Selain itu, untuk penerimaan CPNS, pihaknya tidak memberikan batasan bagi pelamar yang menggunakan KTP di luar Kabupaten Sarolangun. " Diperbolehkan karena KTP berlaku nasional," pungkasnya.  

Penulis: qomaruddin
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved