Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ibu dan Anak Warga Jambi Selatan Ini Terkena Penyakit Ganas

DENY Mulyadi (31), warga Rt 03, kelurahan Ekajaya Kecamatan Jambi Selatan kini masih berjuang melawan Tumor Hidung

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Fifi Suryani

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - DENY Mulyadi (31), warga Rt 03, kelurahan Ekajaya Kecamatan Jambi Selatan kini masih berjuang melawan Tumor Hidung yang dideritanya. Keterbatasan ekonomi, memaksanya mengurungkan niat untuk mendapatkan fasilitas pengobatan yang layak.

Sisuk, adik Deni saat dikonfirmasi terkait kondisi terkait kondisi kesehatan Ayah satu anak itu mengaku pasrah. Kini suami dari Kasmawati ini hanya bisa menjalani pengobatan seadanya. Sementar kondisi kesehatannya pun kian hari kian menurun.

"Masih ngeluh di bagian hidungnya katanya ngenyut-ngenyut terus. Kadang kalau malam ndak bisa tidur dibuatnya. Sekarang cuma bisa berobat di mantri dekat rumah,"katanya Saat dikonfirmasi Tribun Jumat (22/8).

Berbagai tempat pengobatan sudah didatanginya, namun hingga kini belum juga da perubahan. Tumor ganas itu tidak hanya menyerang hidung dan wajahnya, tetapi juga leher Deni.

"Mulai dari pengobatan tradisional, pengobatan alternatif juga sudah pernah. Hampir semua rumah sakit di Jambi ini sudah kami datangi, bahkan terakhir dari RS Umum Raden Mattaher dirujuk ke Rumah sakit di Palembang, disana di suruh berobat jalan. Karena kehabisan biaya terpaksa balek,"ungkap Sisuk.

Dari hasil pemeriksaan patologi anatomi di rumah sakit Annisa Jambi, Deni didiagnosis  menderita Abses Maxilla S atau Tumor Maxilla+Sekunder Infeksi. Kondisi ini sudah dideritanya sejak November 2013 lalu.

Namun, perlahan tapi pasti, penyakit ini terus menggerogoti hidung hingga lehernya. Akibatnya, kondisi Deni semakin hari semakin memburuk.

Di tengah perjuangan untuk kesembuhannya, cobaan kembali datang. Ibunya, Tumini (55) terdeteksi menderita penyakit Jamur didalam tubuhnya. Kondisi ini sudah dialami sang ibu sejak 6 bulan terakhir.

Ironisnya, Tumini tidak dibawa berobat lantaran tidak punya biaya. "Sudah habis-habisan lah untuk ngobati Deni. Kemarin rencananya sehabis jual kebun mau ngobati ibu sekalian, tapi ternyata biayanya tidak cukup," kata Sisuk.

Sama seperti halnya Deni, Tumini kini hanya bisa pasrah dirumahnya. Jamur yang diderita Tumini tidak hanya menyerang dadanya hingga membuatnya sering mengeluh sakit dibagian dada. Virus jamur juga menyerang pita suaranya, hingga membuatnya didak bisa berbicara seperti orang normal lainnya.

"Kata mantri ibu kenah Virus jamur. Baru-baru ini dia ndak bisa ngomong dibuatnya. Ibu juga sering ngeluh dadanya sakit. Waktu mau diobatin dia bilang yang penting Deni sembuh dulu, kalau dia belakangan aja katanya. Sekarang kondisinya sudah parah, tapi ibu berharap Deni bisa sembuh dulu,"Kata Sisuk sedih.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved