Sebelum Tewas Sunarti Diduga Sempat Berselingkuh
TRIBUNJAMBI.COM.BANGKA-- Kematian Sunarti (39), seorang penjual jamu dan obat keliling beberapa pekan silam masih misteri.
TRIBUNJAMBI.COM.BANGKA-- Kematian Sunarti (39), seorang penjual jamu dan obat keliling beberapa pekan silam masih misteri. Hingga Jumat (1/8/2014) polisi terus 'memutar otak' memecahkan kasus itu.
Terkait 'teka-teki' ini, Kapolres Bangka AKBP I Bagus Rai langsung memimpin gelar kasus, Jumat (1/8/2014) di Aula Mapolres Bangka. Kapolres didampingi Wakapolres Bangka Kompol Didit BWS dan personilnya berjanji akan berusaha secepatnya mengungkap penyebab kematian perempuan ini.
"Kita masih berupaya mengungkap kasus ini. Hari ini (kemarin -red), kita gelar kasusnya," kata Wakapolres Kompol Didit BWS seijin Kapolres Bangka AKBP I Bagus Rai, Jumat kemarin.
Sementara itu Kapolsek Sungailiat AKP Sarwo Edi seijin KapolresBangka AKBP I Bagus Rai sempat menduga ada hal baru yang mereka temukan.
"Sunarti dicurigai (sebelum tewas diduga) selingkuh dengan pekerja TI (tambang timah inkonvensional -red). Indikasi ini karena di salah satu buku catatan (sejenis buku harian) Sunarti tertulis kata-kata Sunarti cinta seseorang (tertulis sebuah nama yang dicurigai pekerja TI -red)," kata kapolsek usai gelar kasus kepada Bangkapos.com, Jumat kemarin.
Pemberitaan sebelumnya melansir bahwa sesosok mayat hampir menyerupai tengkorak ditemukan tak jauh dari lokasi TI di perbatasan Dusun Bedukang Desa Deniang Riausilip dengan Sinarbaru Sungailiat. Jasat perempuan ini sudah dalam keadaan rusak parah, yang akhirnya diketahui bernama Sunarti, si penjual jamu dan obat keliling.