Jarak Tempuh Kerinci-Jambi Sekarang Hanya 8 Jam
TRIBUNJAMBI.COM - Kabar gembira bagi pemudik yang akan melintasi wilayah Kabupaten Kerinci, tepatnya di kawasan Muara Emat,
Penulis: edijanuar | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kabar gembira bagi pemudik yang akan melintasi wilayah Kabupaten Kerinci, tepatnya di kawasan Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin. Soalnya, saat ini jalan yang sebelumnya mengalami rusak parah berangsur membaik.
Data yang didapat Tribun dari Dinas Perhubungan Kerinci, perjalanan Kerinci-Jambi yang sebelumnya ditempuh dalam waktu 10 hingga 12 jam, saat ini sudah bisa dilalui selama delapan jam perjalanan.
Kadis Perhubungan Kerinci, Julizarman menjelaskan, kondisi jalan Kerinci-Merangin, jauh lebih baik dibandingan dengan kondisi saat lebaran tahun lalu.
"Jalan dalam kondisi bagus. Dari hasil pantauan kami di lapangan, rekanan masih terus melakukan perbaikan, termasuk melakukan pengaspalan dan pengkerasan," katanya, dikonfirmasi Tribun, Rabu (23/7).
Selain itu, mantan Kabag Humas dan Protokoler Setda Kerinci juga sudah menghubungi pihak rekanan, untuk mempercepat pekerjaan. Terutama di lokasi-lokasi yang selama ini mengalami kerusakan.
"Alat berat juga stanby di lokasi. Dengan demikian, jika terjadi longsor bisa langsung dibersihkan. Kalau sebelumnya untuk menunggu kedatangan alat berat sampai di lokasi saja memakan waktu hingga berjam-jam," ia menjelaskan.
Ditanya soal tarif angkutan? Julizarman mengaku sudah ada ketentuan dari Provinsi Jambi. "Ada tarif dasar dan ada tarif bawah. Bagi PO yang meminta ongkos diluar ketentuan, maka akan ada sanksi tegas yang akan dijatuhkan," katanya.
Selain itu, selama Ramadan ini, sebanyak 300 unit armada angkutan umum, siap mengangkut ribuan warga yang akan mudik lebaran. Baik dari Kerinci menuju Padang dan Jambi, maupun sebaliknya.
"Di Dishub ada dua unit bus, ditambah dengan bus milik pemda. Jika memang terjadi kekurangan, maka bus tersebut siap diperbantukan untuk mengangkut warga yang akan mudik," ujarnya.
Sementara itu, sebanyak 166 orang anggota Polres Kerinci juga dikerahkan untuk terlibat di Operasi Ketupat 2014 ini. Mulai Senin (21/7), personil Polres Kerinci mulai menempati pos pengamanan lebaran yang sudah disiapkan.
Kapolres Kerinci, AKBP A Mun'im, melalui Kasat Lantas Polres Kerinci AKP Cahya mengatakan, ada tiga pos engamanan lebaran dan satu pos pelayanan yang dibangun. Yakni di Muara Emat, Kayu Aro dan Sungaipenuh.
Selain itu, pihaknya juga membangun pos pengamanan di lokasi objek wisata, seperti di Air Terjun Telun Berasap dan Danau Kerinci. "Di lokasi wisata kita tempatkan juga personil," katanya lagi.
Polres Kerinci, juga dibantu personil Dishub Sungaipenuh 30 orang, Dishub Kerinci 30 orang, dan personil Pol PP Kerinci 15 orang. Serta Pol PP Sungaipenuh 15 orang.
Ada juga dari Seskom, organisasi masyarakat. "Petugas dari Dinas Kesehatan 24 jam standby di pos pembantu. Ada ambulan dan dokter jaga yang standby disitu. Sehingga, saat terjadi kecelakaan bisa segera mendapat pertolongan," ujarnya.
Tidak hanya itu saja, 9 pos pemadam kebakaran juga standby. Malah untuk antisipasi longsor, alat berat di-standby-kan di Muara Emat oleh Dinas PU Kerinci. "Kita mengharapkan warga bisa nyaman selama mudik," pungkasnya.