Pemilukada Merangin
Angka Golput di Merangin Mondominasi
TRIBUNJAMBI.COM - Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Merangin pada pemilihan umum,
Penulis: jariyanto | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jariyanto
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Merangin pada pemilihan umum, baik pemilihan umum kepala daerah, pemilihan gubernur, pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden, cenderung mengalami penurunan. Artinya, jumlah masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya--golput- -- masih cukup tinggi.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Merangin, Barlep mengungkapkan, pada pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Merangin pada 2008, tingkat partisipasi pemilih adalah 79,38 persen. Pada pemilu legislatif 2009 menjadi 80,07 persen atau meningkat 0,69 persen.
"Selanjutnya, pada pemilu presiden dan wakil presiden 2009, turun menjadi 77,59 persen atau turun sebesar 2,48 persen. Pada pemilu gubernur dan wakil gubernur Jambi 2010, angka partisipasi turun lagi menjadi 66,95 persen atau sebanyak 10,64 persen," ujarnya dalam launching Pemilukada Merangin 25 Maret 2013 di Kantor Bupati Merangin, Senin (8/10).
Barlep menambahkan, terlepas dari berbagai faktor yang mempengaruhinya, fenomena menurunnya partisipasi pemilih perlu dicermati dan menjadi perhataian bersama. Rendahnya tingkat pertisipasi pemilih menunjukkan kualitas pemilu itu sendiri.
Ia berpesan pada Pemilukada Merangin 2013 mendatang, merupakan tanggung jawab bersama untuk menyuseskannya sesuai dengan kapasitas masing-masing.
"Mari kita sampaikan dan ingatkan bersama bahwa pada 25 Maret 2013, kita akan mencoblos kembali untuk memilih bupati dan wakil bupati Merangin," katanya.
"Mari kita beri pemahaman kepada masyarakat, agar mereka menggunakan hak pilihnya dengan baik, cerdas, dan cermat. Satu suara begitu berharga untuk menentukan nasib Merangin, lima tahun ke depan," sambungnya.
Barlep mengatakan, berdasarkan data terakhir yang diterima KPU dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Merangin pada 10 Juni 2012, data potensial pemilih pemilu (DP4) sebanyak 240.151 pemilih. Inilah yang menjadi target sosialisasi, bahwa mereka harus mengetahui tentang pelaksanaan Pemilukada Merangin 2013. Jadi, partisipasi seluruh pihak sangat dibutuhkan.
Bupati Merangin dalam pengarahannya menghimbau kepada seluruh pejabat struktural di SKPD, camat, kepala desa, lurah, dan seluruh pegawai negeri sipil (PNS), agar turut berperan aktif memberikan informasi-informasi mengenai pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2013-2018 mendatang.
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Merangin pada pemilihan umum, baik pemilihan umum kepala daerah, pemilihan gubernur, pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden, cenderung mengalami penurunan. Artinya, jumlah masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya--golput- -- masih cukup tinggi.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Merangin, Barlep mengungkapkan, pada pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Merangin pada 2008, tingkat partisipasi pemilih adalah 79,38 persen. Pada pemilu legislatif 2009 menjadi 80,07 persen atau meningkat 0,69 persen.
"Selanjutnya, pada pemilu presiden dan wakil presiden 2009, turun menjadi 77,59 persen atau turun sebesar 2,48 persen. Pada pemilu gubernur dan wakil gubernur Jambi 2010, angka partisipasi turun lagi menjadi 66,95 persen atau sebanyak 10,64 persen," ujarnya dalam launching Pemilukada Merangin 25 Maret 2013 di Kantor Bupati Merangin, Senin (8/10).
Barlep menambahkan, terlepas dari berbagai faktor yang mempengaruhinya, fenomena menurunnya partisipasi pemilih perlu dicermati dan menjadi perhataian bersama. Rendahnya tingkat pertisipasi pemilih menunjukkan kualitas pemilu itu sendiri.
Ia berpesan pada Pemilukada Merangin 2013 mendatang, merupakan tanggung jawab bersama untuk menyuseskannya sesuai dengan kapasitas masing-masing.
"Mari kita sampaikan dan ingatkan bersama bahwa pada 25 Maret 2013, kita akan mencoblos kembali untuk memilih bupati dan wakil bupati Merangin," katanya.
"Mari kita beri pemahaman kepada masyarakat, agar mereka menggunakan hak pilihnya dengan baik, cerdas, dan cermat. Satu suara begitu berharga untuk menentukan nasib Merangin, lima tahun ke depan," sambungnya.
Barlep mengatakan, berdasarkan data terakhir yang diterima KPU dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Merangin pada 10 Juni 2012, data potensial pemilih pemilu (DP4) sebanyak 240.151 pemilih. Inilah yang menjadi target sosialisasi, bahwa mereka harus mengetahui tentang pelaksanaan Pemilukada Merangin 2013. Jadi, partisipasi seluruh pihak sangat dibutuhkan.
Bupati Merangin dalam pengarahannya menghimbau kepada seluruh pejabat struktural di SKPD, camat, kepala desa, lurah, dan seluruh pegawai negeri sipil (PNS), agar turut berperan aktif memberikan informasi-informasi mengenai pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2013-2018 mendatang.