Angka Perceraian di Kota Jambi
Pasangan Usia Produktif Lebih Banyak Cerai
TRIBUNJAMBI.COM - Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kota Jambi Faizal mengatakan berdasarkan data yang ia miliki,
Penulis: wahyu | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Jati Kusuma
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kota Jambi Faizal mengatakan berdasarkan data yang ia miliki, kasus perceraian yang terjadi di Kota Jambi sebagain besar dilakukan oleh pasangan-pasangan usia produktif, yaitu usia 25 sampai 40 tahun.
"Rata-rata mereka yang bercerai adalah mereka-mereka yang masih memiliki usia produktif. Dan di usia seperti ini ego mereka masing-masing juga kuat sehingga jika salah satu pasangan tidak ada yang mengalah atau saling mau menang sendiri maka biasanya mereka mudah melayangkan cerai," ungkapnya.
Selain faktor ekonomi, urutan kedua pemicu perceraian katanya yaitu tidak ada tanggung jawab dari suami. Dua faktor tersebut merupakan pemicu terbesar terjadinya perceraian. Tetapi dari dua penyebab itu, faktor ekonomi seperti yaang telah ditegaskan oleh Faizal menduduki peringkat tertinggi penyebab perceraian. Sedangkan faktor lain yaitu ada faktor orang ketiga, cacat biologis, poligami dan kasus pidana yang jumlahnya relatif sedikit.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kota Jambi Faizal mengatakan berdasarkan data yang ia miliki, kasus perceraian yang terjadi di Kota Jambi sebagain besar dilakukan oleh pasangan-pasangan usia produktif, yaitu usia 25 sampai 40 tahun.
"Rata-rata mereka yang bercerai adalah mereka-mereka yang masih memiliki usia produktif. Dan di usia seperti ini ego mereka masing-masing juga kuat sehingga jika salah satu pasangan tidak ada yang mengalah atau saling mau menang sendiri maka biasanya mereka mudah melayangkan cerai," ungkapnya.
Selain faktor ekonomi, urutan kedua pemicu perceraian katanya yaitu tidak ada tanggung jawab dari suami. Dua faktor tersebut merupakan pemicu terbesar terjadinya perceraian. Tetapi dari dua penyebab itu, faktor ekonomi seperti yaang telah ditegaskan oleh Faizal menduduki peringkat tertinggi penyebab perceraian. Sedangkan faktor lain yaitu ada faktor orang ketiga, cacat biologis, poligami dan kasus pidana yang jumlahnya relatif sedikit.