Tanjabtim Jajaki Investor Pabrik Kelapa Sawit

TRIBUNJAMBI.COM ‑ Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur , Provinsi Jambi menjajaki beberapa investor pengolahan kelapa sawit.

Editor: Deddy Rachmawan

     TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI ‑ Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur , Provinsi Jambi menjajaki beberapa investor pengolahan kelapa sawit pertama di daerah itu.
     "Setiap tahun produksi sawit di Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus mengalami peningkatan. Hanya saja, belum adanya perusahaan menjadikan harga sawit banyak dimainkan oleh para tengkulak," ujar Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Tanjabtim, Zainal Arifin di Muarasabak, ibu kota Kabupaten Tanjabtim, Rabu (21/3).
     Ia menyebutkan, luas lahan perkebunan sawit rakyat di Tanjabtim mencapai 32.000 hektare, 20‑25 ribu hektare di antaranya sudah berproduksi.
     Sementara luas perkebunan yang dikelola 18 perusahaan di daerah itu mencapai 62.750 hektare. Hanya saja, yang sudah berproduksi baru mencapai 3.750 hektare. 
     Menurut dia, produksi kelapa sawit di Tanjabtim banyak didistribusikan ke daerah tetangga, yakni Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang sudah lama berdiri beberapa pabrik pengolahan kelapa sawit.
     "Alasan ongkos distribusi menyebabkan harga sawit petani di Tanjabtim juga berbeda dengan daerah lain. Salah satu jalan agar harga bisa stabil dan sesuai standar memang harus ada pabrik pengolahan sawit sendiri," katanya.
     Dia mengatakan, Dishutbun Tanjabtim sebelumnya telah mencoba menjajaki beberapa investor. Menurut dia, sudah ada beberapa daerah kecamatan yang dinilai strategis sebagai lokasi pendirian pabrik pengolahan kelapa sawit.
     Di antaranya adalah Desa Bukit Tempurung Kecamatan Mendahara Ulu, Kelurahan Pandan Jaya dan Kelurahan Kotabaru Kecamatan Geragai dan Kelurahan Parit Culum Kecamatan Muarasabak Barat. 

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved