Banjir Bandang

Korban Galodo Dilanda Penyakit Gatal-gatal

PASAMAN - Lima hari pascagalodo, masyarakat mulai diancam penyakit yang biasa berjangkit usai bencana.

Editor: esotribun
TRIBUNJAMBI.COM,  PASAMAN -  Lima hari pascagalodo, masyarakat mulai diancam penyakit yang biasa berjangkit usai bencana.

Galodo yang menerjang Pasaman Rabu (23/2/2012) senja lalu telah memporakporandakan 134 unit rumah masyarakat, baik berat, sedang sampai ringan belum lagi kerusakan infrastruktur publik yang total mencapai Rp12 miliar.

"Ada penyakit yang rentan pascabencana, seperti Ispa, gatal-gatal dan kembung, sudah mulai serang warga," ujar dokter Hartati Suryani yang biasa turun sebagai relawan medis di setiap bencana menimpa daerah di Sumbar.

Artati mendapati itu setelah membantu DPW PAN menggelar pengobatan gratis pada masyarakat di daerah bencana. "Saya ikut bersama DPW PAN Sumbar Peduli, sebagian tadi sudah diberi obat antibiotik,"ujar Kepala Puskesmas Andalas Padang tersebut.

Ketua DPW PAN Sumbar Asli Chaidir menyebutkan tangis di Pasaman adalah duka bagi PAN. "Bagi PAN musibah suatu daerah adalah duka kami yang wajib kami bantu untuk mengurangi derita akibat musibah ini,"ujar Asli.

Tak itu saja Asli juga meminjamkan alat berat satu unit dan menstanbykan mobil sehat PAN di lokasi bencana untuk operasi pengobatan gratis. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved