Dibui karena 7 Sandal
Wes Terpaksa Mengaku karena Dipukul Penyidik
TRIBUNJAMBI.COM - Wesrianto (28), pria yang dituduh mencuri tujuh pasang sandal akhirnya terpaksa mengaku bahwa dirinya mencuri.
Penulis: jariyanto | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO- Wesrianto (28), pria asal
Desa Serantih, Pesisir Padang yang dituduh mencuri tujuh pasang sandal akhirnya terpaksa mengaku bahwa dirinya mencuri. Ini dilakukan lantaran tidak kuat mendapat perlakuan kasar dari pihak penyidik.
"Setelah ditangkap, saya diperiksa oleh penyidik di Polsek Bangko. Di sana (Polsek), saya disuruh mengaku bahwa memang saya telah mencuri. Saya sempat tidak mau mengaku, namun saya dipukul di kepala dan paha. Pipi saya bahkan ditampar menggunakan sandal. Karena tidak tahan lagi dipukuli, akhirnya saya terpaksa mengaku bahwa saya mencuri," ucap Wes.
Ditambahkannya, kalau memang ia berniat mencuri, sudah dilakukan sejak lama. Bukan hanya sekadar tujuh pasang sandal. Ini bisa dilakukan, lantaran ia sering membawa mobil box seorang diri untuk menawarkan ke toko-toko.
"Kalau mau mencuri, itu sudah bisa saya lakukan dari dulu. Bukan hanya tujuh pasang, tetapi satu mobil box beserta mobilnya. Kan banyak juga uangnya," tandasnya kepada Tribunjambi.com dengan mata berlinang.