Kabut Asap di Jambi

Kabut di Jambi Makin Parah

TRIBUNJAMBI.COM - Kondisi kabut asap di Jambi makin parah.

Penulis: Duanto AS | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Duanto A Sudrajat

JAMBI,TRIBUNJAMBI.COM - Kondisi kabut asap di Jambi makin parah. Kualitas udara di Jambi semakin menurun pascakebakaran hutan dan lahan beberapa minggu terakhir. Pantauan stasiun pemantauan udara BLHD Provinsi Jambi, Jumat (9/9) per pukul 08.00, angka indeks standar pencemaran udara (ISPU) berada di angka paling tinggi dua minggu terakhir, yaitu 164.

 Indeks tersebut berada jauh di atas 100. Ini artinya kualitas udara di Jambi dalam kategori kondisi tidak sehat. Sebelumnya indeks berada di angka 112, 116,121, 143 dan kemarin 164. Udara tercemar seperti ini sudah berlangsung pascakebakaran.

 Kabid Sarana Teknik dan Pemantauan Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Jambi, Sumardi mengatakan, indeks pencemaran udara terus bergerak naik beberapa hari terakhir. "Pantauan dari beberapa hari kemarin, ISPU terus bergerak naik," katanya. 

 Pihaknya belum bisa memperkirakan kapan indeks pencemaran bisa turun berada di bawah 100. Apabila kebakaran terus terjadi, maka bisa jadi ISPU akan terus bergerak naik. Namun bila hujan turun, maka diperkirakan angka indeks akan turun, karena air hujan akan mengurangi asap. "Belum tahu sampai kapan ISPU tinggi," lanjutnya.

 ISPU sendiri dalam kategori sehat bila angkanya berada 0-50. Sedangkan masuk kategori sedang bila angkanya 50-100. Dalam pantauan Tribun, sejak kemarin malam, dini hari dan pagi, kabut asap putih muncul pekat di Kota Jambi. Apabila dilihat dari bangunan lantai atas, jarak pandang mata tidak bisa mencapai jarak seperti biasanya. 

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved