Moto GP
Pedrosa Ungguli Lorenzo dan Stoner
TRIBUNJAMBI.COM - Dani Pedrosa tampil sangat mengesankan untuk memenangi GP Jerman, Minggu (17/7/11)
Dengan demikian, Pedrosa kini kembali menguak asa untuk memperebutkan gelar juara dunia. Pebalap Spanyol tersebut, yang sempat absen tiga seri akibat cedera bahu kanan, kini mengoleksi total 94 poin, sedangkan Stoner tetap kokoh di puncak dengan raihan 168 poin, disusul Lorenzo dengan 153 poin.
Jalannya balapan
Lorenzo, yang mengakui bahwa balapan di Sirkuit Sachsenring ini bakal menghadirkan pertarungan seru, mengawali lomba dengan bagus. Ketika lampu merah padam, juara dunia 2010 tersebut langsung mendahului Stoner sang peraih pole position, serta Pedrosa, yang start dari urutan dua.
Sementara itu rekan setimnya, Ben Spies, membuntuti trio Honda, yang memang diprediksi bakal menjadi pesaing terberat dalam balapan seri kesembilan ini. Di sektor belakang, Valentino Rossi yang start dari urutan 16 secara perlahan memperbaiki posisinya karena bisa menduduki posisi 10. Tetapi, performa Ducati GP11.1 yang sangat mengecewakan, membuat "The Doctor" hanya bisa bersaing di barisan belakang.
Saat balapan tersisa 21 lap, Stoner mengambilalih jalannya lomba, dan tampaknya bisa mempertahankan posisi tersebut. Juara dunia 2007 ini terlihat nyaman, meskipun Lorenzo dan Pedrosa terus memberikan ancaman. Tetapi posisinya mulai digoyahkan oleh Lorenzo, yang kemudian bisa mendahuluinya, disusul Pedrosa. Pedrosa mempertahankan kedudukannya sebagai pemimpin lomba sampai dengan balapan tersisa 13 lap.
Namun, Lorenzo membuat sebuah kesalahan kecil saat melintasi garis start/finis. Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Pedrosa untuk mengambilalih jalannya lomnba, dan dia tak tersentuh lagi sejak saat itu. Bahkan saat balapan tersisa lima lap, dia memperlebar gap dengan Stoner-Lorenzo menjadi 0,613 detik.
Jika Pedrosa, yang mempunyai kenangan manis di Sachsenring sudah mulai aman berada di depan, lain halnya dengan persaingan memperebutkan posisi nomor dua. Stoner dan Lorenzo melakukan aksi salip-menyalip, yang puncaknya terjadi menjelang finis. Jagoan Yamaha tersebut berhasil menyalip Stoner dan mampu mempertahankan kedudukannya hingga menyentuh garis finis.
Begitu juga di belakangnya, pebalap ketiga Repsol Honda, Andrea Dovizioso, mampu memperbaiki posisinya untuk finis di urutan empat. Pebalap Italia tersebut mengalahkan Simoncelli, yang harus puas finis di urutan lima, disusul Spies, Alvaro Bautista (Rizla Susuki), serta duo Ducati, Nicky Hayden dan Valentino Rossi.
Dengan hasil ini, Pedrosa membuktikan pernyataannya bahwa Sachsenring akan memberikan keuntungan karena lebih banyak tikungan kiri--bahu kanannya yang harus dioperasi karena patah tulang selangka, lebih banyak "istirahat". Dia pun menambah rekor kemenangan GP Jerman menjadi tiga kali dalam lima tahun terakhir.
Usai balapan di Sachsenring ini, para pebalap langsung mempersiapkan diri menghadapi seri kesepuluh di Laguna Seca, Amerika Serikat, yang akan berlangsung pekan depan (Minggu, 24/7/11). GP Amerika Serikat ini menandai berakhirnya putaran pertama, sehingga ada waktu istirahat selama lebih dari setengah bulan.