Penangkapan Teroris

Kemenlu Belum Tahu Umar Patek Ditangkap

JAKARTA, TRIBUNJAMBI.COM - Kemenlu menyatakan belum mengetahui informasi ditangkapnya Umar Patek.

Editor: ribut
JAKARTA, TRIBUNJAMBI.COM - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan belum mengetahui informasi ditangkapnya pelaku teror bom bali, Umar Patek, oleh otoritas Pakistan, awal tahun ini.

Menurut Juru Bicara Kemenlu, Michael Tene, pihaknya belum mengetahui informasi tersebut.
"Belum tahu saya," ucap Michael melalui telepon, Rabu (30/3/2011), pagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, media internasional Asociated Press (AP), kemarin melansir, bahwa Umar Patek, ditangkap pihak otoritas Pakistan awal tahun ini.

Umar Patek, diduga adalah anggota Al-Qaida terkait kelompok militan Jemaah Islamiyah, ia diyakini telah menjabat sebagai wakil komandan lapangan dalam pemboman klub malam di Bali yang menewaskan 202 orang. Banyak warga negara asing menjadi korban dalam ledakan tersebut, termasuk tujuh orang warga AS.

Atas kejadian itu pemerintah AS menawarkan hadiah 1 juta dolar Amerika untuk pejabat yang berhasil menangkap teroris nomor wahid ini.

AP melaporkan kabar penangkapan Patek berasal dari dua pejabat intelijen, satu di Indonesia dan yang lainnya di Filipina.

Disebutkan bahwa Patek ditahan di Pakistan awal tahun ini.Teroris senior Indonesia, Umar Patek, ditangkap hasil kerjasama lintasperbatasan dalam perang melawan terorisme.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved