Selasa, 2 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pedagang Pasar Tradisional Lubuk Pakam Rela Mati, Jika Digusur

Kini giliran pusat pasar Delimas jadi sasaran penertiban Pemerintah Kecamatan Lubuk Pakam yang berikutnya.

Tayang:
Editor: tribunjambi
LUBUK PAKAM, TRIBUNJAMBI.com - Setelah Taman Kota seputaran Gelanggang Olah raga (GOR) Lubuk Pakam, kini giliran pusat pasar Delimas jadi sasaran penertiban Pemerintah Kecamatan Lubuk Pakam yang berikutnya.

Meski masih sebatas sosialisasi, namun reaksi keras ditunjukan para pedagang yang sempat membela haknya dengan menggelar aksi unjuk rasa setahun silam tersebut. Sat Trantib yang mendatangi para pedagang di sekitar Delimas Plaza, yakni Jalan Serdang, Jalan T Raja Muda, Jalan St Hasanuddin dan Jalan Cipto, bahkan sempat diancam bakal mendapatkan perlawanan dari pedagang, jika tetap menggusur lapak jualan mereka.

Seorang pedagang buah-buahan mengatakan bahwa mereka sampai mati akan mempertahankan tempat berdagangnya, "Kalau sampai terjadi pembongkaran, maka akan ada korban jatuh," kata Munte. Ia menegaskan bahwa pernah ada janji Pemkab Deliserdang untuk merelokasi pasar tradisional Lubuk Pakam, setelah pedagang terusir dari Pasar Delimas. Relokasi pasar tradisional direncanakan oleh Dinas Pasar, di belakang eks kantor PU di Desa Bakaran Jati. Namun janji tersebut sampai sekarang belum terpenuhi.

Dengan alan itu, pedagang mendesak Pemerintah Kecamatan Lubuk Pakam untuk menahan pelaksanaan penggusuran. Akhirnya, Sat Trantib yang sudah mengangkut meja lapak pedagang dikembalikan lagi setelah mendapat desakan dari pedagang.Sementara itu, Camat Lubuk Pakam Citra Capah mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan penertiban para PKL yang telah memakai badan jalan sehingga mengganggu masyarakat pengguna jalan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved