Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Yamaha Rayakan 50 Tahun di Grand Prix

Sudah setengah abad (50 tahun) Yamaha berkompetisi di ajang Grand Prix motor (sekarang MotoGP)

Editor: tribunjambi

SEPANG, TRIBUNJAMBI.com - Sudah setengah abad (50 tahun)  Yamaha berkompetisi di ajang Grand Prix motor (sekarang MotoGP). Perayaannya (anniversary) diperingati dengan menempelkan logo 50 tahun Yamaha pada  motor Jorge Lorenzo dan Ben Spies,   "jagoan"  tim MotoGP Yamaha Motor Racing (YMR).

Presiden YMR, Shigeto Kitagawa dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, hari ini (24/2), mengungkapkan kebanggaannya atas apa yang telah dijalani Yamaha dan tentunya sejumlah prestasi besar yang ditorehkan tim 500 cc/MotoGP. "50 tahun lalu kami memutuskan membalap di kompetisi ini. Inilah mimpi kami yang diwarnai sejarah panjang dan semoga akan mendapatkan prestasi lagi ke depannya," komentar Kitagawa.

Terkait persiapan Yamaha di ajang MotoGP, Yamaha menyatakan Lorenzo dan Spies menjadi tumpuan utama musim ini untuk menghadirkan gelar. Optimisme diasampaikan Managing Director Yamaha Factory Racing, Lin Jarvis dan General Manager Yamaha, Nakajima. "Setiap musim dimulai dengan menggairahkan karena mulai lagi dari nol. Musim ini kami punya super young team dan atlet top. Kami tidak perlu mengubah winning team ini," beber Jarvis.

"Kami berharap tahun ini lebih kuat dengan talenta muda yang mampu membuat kemajuan signifikan. Untuk mendukung pebalap kami harus meningkatkan daya tahan motor (durability), fokus pada akselerasi, sistem mesin dan menambah traksi motor," Tambah Nakajima.

Juara bertahan Lorenzo bertekad akan bekerja lebih keras dari biasanya. "Tahun ini perayaan 50 tahun dan tahun terakhir memakai mesin 800cc (beralih ke 1000 cc tahun depan),  Rasanya lebih istimewa jika mendapatkan gelar," Lorenzo.

Sedangkan, rookie terbaik 2010, Spies mengaku mulai kerasan bersama Yamaha. "Musim pertama berjalan baik meskipun sulit. Saya mendapatkan pengalaman berharga dan tekanan lebih berat membebani tahun ini dengan tim pabrikan. Tapi tekanan tersebut pelan-pelan memudar karena bersama tim dan mekanik baru saya merasakan atmosfer berada dalam keluarga besar Yamaha," beber Spies.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved