Sony Absen di Malaysia dan Korea
Sony Dwi Kuncoro, absen dalam dua turnamen pertama Super Series, Malaysia dan Korea, karena belum pulih dari cedera punggung.
Editor:
tribunjambi
JAKARTA, TRIBUN - Atlet bulu tangkis, Sony Dwi
Kuncoro, absen dalam dua turnamen pertama Super Series, Malaysia dan
Korea, karena belum pulih dari cedera punggung. "Masih belum enak," ujar
Sony ketika ditemui dalam sesi pelatihan pagi di Pelatnas Cipayung,
Jakarta, Senin (17/1).
Sedianya Sony akan menghadapi pemain Inggris Carl Baxter pada putaran pertama turnamen Malaysia Super Series. Sony yang kini berperingkat 30 dunia juga tak ambil bagian dalam turnamen Korea Super Series Premier, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan pekan depan.
Pemain yang tahun lalu menjadi juara di Singapura Super Series itu mengatakan akan mengawali tahun ini dengan tampil di All England Maret mendatang. "Target saya All England. Yang saya maksud dengan target adalah saya siap bermain dan menunjukkan kemampuan saya," katanya.
Selain Sony, pemain yang absen di Malaysia adalah Adriyanti Firdasari dan Greysia Polii/Meiliana Jauhari. Mengenai absennya sejumlah pemain, Ketua Subbid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata mengatakan, pada prinsipnya atlet yang berangkat mengikuti turnamen harus dalam kondisi prima.
Sedianya Sony akan menghadapi pemain Inggris Carl Baxter pada putaran pertama turnamen Malaysia Super Series. Sony yang kini berperingkat 30 dunia juga tak ambil bagian dalam turnamen Korea Super Series Premier, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan pekan depan.
Pemain yang tahun lalu menjadi juara di Singapura Super Series itu mengatakan akan mengawali tahun ini dengan tampil di All England Maret mendatang. "Target saya All England. Yang saya maksud dengan target adalah saya siap bermain dan menunjukkan kemampuan saya," katanya.
Selain Sony, pemain yang absen di Malaysia adalah Adriyanti Firdasari dan Greysia Polii/Meiliana Jauhari. Mengenai absennya sejumlah pemain, Ketua Subbid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata mengatakan, pada prinsipnya atlet yang berangkat mengikuti turnamen harus dalam kondisi prima.