Isi di Dalam Candi Borobudur Ternyata Bukan Batu, Misteri di Balik Cara Menyusun Batu Jutaan Ton
Setelah ribuan tahun akhirnya terungkap isi dalam Candi Borobudur ternyata bukan batu. Ini mengejutkan banyak peneliti.
Setelah ribuan tahun akhirnya terungkap isi dalam Candi Borobudur ternyata bukan batu. Ini mengejutkan banyak peneliti.
TRIBUNJAMBI.COM - Batu-batu jutaan ton yang tersusun simetris membuat Candi Borobudur kokoh berdiri.
Pertanyaan yang selalu muncul, bagaimana cara membuatnya?
Bagaimana manusia dengan teknologi zaman itu bisa membangun Candi Borobudur?
Jika diukur dengan pembanding bangunan di zaman modern, tinggi Candi Borobudur sekira bangunan 10 lantai.
Baca Juga
Siapa Sebenarnya Ismail Fajrie Alatas? Calon Suami Tsamara Amany Ternyata Bukan Orang Biasa
Dari China Megawati Minta Pemerintah agar Beri Penghormatan Terbaik untuk Sutopo Purwo Nugroho
Lowongan Kerja BUMN di Bank BTN, PT Jasa Marga, PT Berdikari, Juli 2019, Ini Link dan Syarat
Durhaka Vanessa Angel, Ayahnya Kecewa dengan Sikap Anaknya: Lima Bulan Masuk Bui Enggak Ada Dampak!
Penuturan Penggali Tanah Makam Sutopo Purwo Nugroho Disemayamkan, Masyarakat Indonesia Berduka
Yang membedakan, jelas material batuan yang menyusunnya.
Candi Budha itu dibangun sekira pada abad ke-9.
Pada zaman itu belum ada alat buldozer untuk meratakan tanah dan belum ada truk untuk mengangkut batuan.
Alat crane untuk mengerek batu ke atas pun belum ada.
Lalu bagaimana Candi Borobudur dibuat?
Melansir intisari online, pembangunan Candi Borobudur menggunakan peralatan sederhana, seperti palu dan pengungkit. Kendaraan yang ada hanyalah cikar atau pedati (gerobak yang ditarik dengan sapi).
Karena hanya ada alat sederhana, maka batu-batu yang besar dan berat pun harus ditarik pelan-pelan. Disusun satu per satu sampai menjulang tinggi.
Hal itu membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang banyak.
Berapa lama Candi Borobudur dibuat?