Pesan Terakhir Mantri Patra Sebelum Meninggal di Pedalaman Papua, Tetap Mengobati Meski Sakit Keras
Mantri Patra seorang petugas medis yang bertugas di pedalaman Papua tepatnya di di Kampung Oya Distrik Naikere, Teluk Wondama meninggal dunia karena s
TRIBUNJAMBI.COM - Mantri Patra seorang petugas medis yang bertugas di pedalaman Papua tepatnya di di Kampung Oya Distrik Naikere, Teluk Wondama meninggal dunia karena sakit saat sedang bertugas.
Mantri Patra sudah lebih dari empat bulan bekerja di sebuah kawasan terpencil di pedalaman Papua Barat.
Meninggalnya Mantri Patra membuat warga yang mengenalnya sangat berduka, Mantri Patra merupakan sosok yang sangat berdedikasi, meski dalam keadaan sakit persediaan makanan dan obat-obatan habis, dirinya tetap tinggal di tempatnya bertugas.
Mantri Patra mempunyai nama asli Patra Marinna Jauhari.
Dia merupakan petugas kesehatan dari Puskesmas Naikere di Papua Barat.
Baru sekitar empat bulan ini pria yang masih belum berkeluarga asal Palopo, Sulawesi Selatan ini bertugas di Kampung Oya Distrik Naikere, Teluk Wondama.
Kematian Mantri Patra membuat warga Papua berduka.
Pasalnya, Mantri Patra wafat secara tragis saat menjalankan tugas di daerah pedalaman Kebupaten Teluk Wondama, Papua Barat.
Mantri Patra meninggal seorang diri, tanpa ada saudara, keluarga di sisinya. Dia berjuang sendirian melawan penyakit yang diidapnya.
Baca: Siapa Mantri Patra? Fakta Petugas Medis Meninggal di Pedalaman Papua Saat Bertugas, Dihormati Warga
Baca: Alasan Polda Metro Jaya Larang Halal Bihalal Akbar 212 di Gedung MK Jelang Putusan Sengketa Pilpres
Baca: Siapa Sebenarnya Pasangan Sarah Azhari? Jarang Terkespos Ketahuan dari Postingan Albany Ray
Sosok pria bernama Patra Marinna Jauhari itu, rupanya sangat dihormati warga pedalaman Kabupaten Teluk Wondama.
Kisah getir pengabdian Mantri Patra di pedalaman Papua, membuat banyak pihak turut berduka atas kepergiannya.
Bagaimana tidak, Mantri Patra memilih tetap bertahan mengabdi di pedalaman Papua meski seorang diri usai ditinggal pergi rekan kerjanya.

Tak hanya itu, helikopter yang dijanjikan akan menjemputnya si akhir masa pengabdian juga tak kunjung tiba.
Hingga akhirnya, Mantri Patra menghembuskan nafas terakhir usai sakit keras.
Dikutip dari Antara, Mantri Patra setidaknya sudah empat 4 bulan lebih mengabdi di Kampung Oya Distrik Naikere, Teluk Wondama.