Kisah Militer

Kopassus Terkejut saat Terjun ke Gunung yang Dikabarkan Menjadi Wilayah Suku Pemakan Manusia

Lokasi ekspedisi disebut sebagai Lembah X dan berada di lereng utara Gunung Jayawijaya yang berpemandangan elok

Editor: bandot
Patriot Bangsa
Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan satu diantara pasukan elite yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kopassus merupakan satu diantara pasukan elite yang disegani di dunia.

Berbagai pertempuran dan operasi militer lainnya yang dilakukan Kopassus selalu mengundang decak kagum.

Nah berikut ini Tribunjambi.com bakal mengungkapkan satu diantara misi Kopassus di tempat yang dikabarkan ditempati oleh suku kanibal pemakan manusia.

Serangkaian misi para pasukan khusus milik Indonesia, selalu menarik untuk diungkap.

Mulai misi hidup dan mati.

Hingga misi di luar logika untuk dilakukan, seperti apa saja itu, berikut satu diantaranya.

Baca: Serbuan Kopassus ke Gunung Padepokan Mbah Suro Si Dukun Sakti Simpatisan PKI yang Kebal Senjata

Baca: Fairbairn & Sykes Senjata Andalan Kopassus yang Fenomenal, Inilah Asal Usul dan Keistimewaannya

Baca: ATRAKSI Mengerikan Kopassus Makan Ular di Depan Sultan Brunei: Presiden Jokowi Sampai Tak Mau Lihat

Pada tahun 1961 Michael Rockfeller putra raja minyak AS yang super kaya melaksanakan ekspedisi ke pedalaman Papua Nugini, tapi tak lama kemudian Rockfeller dinyatakan hilang.

Sekitar dua bulan kemudian setelah diupayakan pencarian, jasad Rockfeller hanya ditemukan berupa sepotong kaki yang masih mengenakan sepatu.

Berdasar jenis sepatu itulah sepotong kaki itu kemudian dikenali sebagai jasad dari mendiang Rockfeller.

Kabar kematian Rockfeller dengan cara yang sangat tragis itu pun menjadi perhatian dunia internasional termasuk rumor bahwa Rockfeller telah dimakan oleh suku terasing yang tinggal di hutan belantara Papua Nugini.

Rumor tentang keberadaan suku pemakan manusia tidak hanya beredar di Papua Nugini tapi juga menyebar ke kawasan pedalaman Irian Barat (Papua) yang di tahun 1960-an masih merupakan hutan lebat yang belum terjamah.

Terjun Payung
Terjun Payung (Kompas.com)

Pada 5 Mei 1969 meski rumor tentang keberadaan suku pemakan manusia di pedalaman Papua masih santer, sekitar 7 anggota pasukan baret merah (RPKAD/Kopassus), 5 anggota Kodam XVII Cenderawasih Papua dan tiga warga asing yang juga kru televisi NBC, AS serta satu wartawan TVRI, Hendro Subroto melaksanakan ekspedisi ke Lembah X yang berlokasi di lereng utara gunung Jayawijaya.

Tim ekspedisi yang berjumlah total 16 orang itu dipimpin oleh personel RPKAD Kapten Feisal Tanjung sebagai Komandan Tim dan Lettu Sintong Panjaitan sebagai Perwira Operasi.

Lokasi ekspedisi disebut sebagai Lembah X dan berada di lereng utara Gunung Jayawijaya yang berpemandangan elok sekaligus merupakan tempat yang belum pernah dijamah oleh manusia dari luar.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved