Stok Pedagang Menipis, Harga Ayam di Kuala Tungkal Setiap Hari Naik Rp 2.000 Per Kilo

Harga daging ayam di pasar tradisional Kuala Tungkal terus mengalami kenaikan, dan diprediksi akan terus mengalami kenaikan jelang lebaran.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Pedagang ayam di Kuala Tungkal. 

Stok Pedagang Menipis, Harga Ayam di Kuala Tungkal Setiap Hari Naik Rp 2.000 Per Kilo

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Harga daging ayam di pasar tradisional Kuala Tungkal terus mengalami kenaikan, dan diprediksi akan terus mengalami kenaikan jelang lebaran.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjambi.com dari pedagang di Pasar Tanggo Rajo Ilir, Fandi mengatakan beberapa hari terakhir harga ayam mengalami kenaikan setiap harinya.

"Harga ayam mulai naik, Rp 1 ribu hingga Rp 2 ribu per kilonya," ujar Fandi, Kamis (30/5/2019)

Dia pun tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab kenaikan harga, sebab dia mengambil daging dari agen telah mengalami kenaikan.

Sementara itu Zul, pedagang ayam lainnya mengaku harga daging ayam per kilogramnya masih standar meskipun telah mengalami kenaikan harga menjelang lebaran.

Baca: H-6 Lebaran, Jumlah Penumpang di Pelabuhan Ampera Kuala Tungkal Melonjak, Ini Daerah Tujuannya

Baca: VIDEO: Dishub Provinsi Jambi Siagakan 656 Angkutan Mudik Jelang Hari Lebaran

Baca: H-6 Lebaran Idul Fitri, Berikut Daftar Harga Daging, Ayam dan Ikan di Pasar Atas Muara Bungo

Baca: Lahan di Renah Padang Tinggi Pulih Setelah 40 Tahun Terlantar, Warga Apresiasi Kerja Wali Kota AJB

Baca: 165 Tempat Wisata di Merangin Lagi Hits, Cocok Jadi Tujuan Libur Lebaran, Ada Air Terjun Bidadari

Dikatakannya kenaikan harga ini umum terjadi di hari hari besar, termasuk menjelang Lebaran Idul Fitri dibandingkan dengan hari hari biasanya.

"Harganya Rp 33 ribu, Rp 35 ribu, masih standar lah. Naiknya di hari selasa (H-1). Biasalah menjelang lebaran," ujarnya.

Bahkan dia mengaku untuk saat persediaan daging ayam miliknya sudah mulai menipis. Oleh karena itu dia berharap kepada pemerintah agar dapat mencarikan solusi terbaik. Agar tidak terjadi lonjakan harga yang menyebabkan pembeli sepi.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved