Kelurga Tak Setuju Soekarno Dimakamkan di Blitar Ternyata Ini Alasan Soeharto Kukuh Kebumikan Disana

Sehingga, tak mengherankan baik Soekarno maupun Mohammad Hatta digelari Pahlawan Proklamator.Gelar tersebut diberikan oleh Presiden Republik Indonesia

Editor: Suci Rahayu PK
Soekarno dan Soeharto. 

Kelurga Tak Setuju Soekarno Dimakamkan di Blitar, Ternyata Ini Alasan Soeharto Kukuh Kebumikan Disana

TRIBUNJATIM.COM - Soekarno bersama Mohammad Hatta merupakan orang yang membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Sehingga, tak mengherankan baik Soekarno maupun Mohammad Hatta digelari Pahlawan Proklamator.

Gelar tersebut diberikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-2, Soeharto.

Baca: Syahrini Goda Ivan Gunawan yang Cemburu pada Hubungan Ayu Ting Ting & Shaheer Sheikh, Sebut Amnesia

Baca: PRADA DP Terduga Pelaku Mutilasi Vera Teridentifikasi di Babel: Tim Jatanras Polda Buru Pelaku

Baca: MASKAPAI Pecat Oknum Pramugari, Ketahuan Hubungan Intim di Toilet: 1X Layanan Spesial Rp 32 Juta

Selain sebagai Proklamator, Soekarno juga dikenal sebagai Presiden pertama Indonesia.

Era kepemimpinan Soekarno mengalami senjakala pada dekade 60-an.

Selang beberapa tahun kemudian, Soekarno pun wafat.

Jenazah Soekarno kemudian dimakamkan di Blitar, Jawa Timur oleh presiden kedua RI, yakni Soeharto.

Soekarno membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah diketik oleh Sayuti Melik dan telah ditandatangani oleh Soekarno-Hatta.
Soekarno membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah diketik oleh Sayuti Melik dan telah ditandatangani oleh Soekarno-Hatta. ((Wikipedia))

Terkait hal ini, seorang aktor yang pernah memerankan sosok Soeharto di film "Pengkhianatan G30S/PKI", Amoroso Katamsi, pernah angkat bicara.

Hal itu sebagaimana yang tertulis dalam buku "Pak Harto, The Untold Stories".

Menurut Amoroso, terdapat sejumlah hal yang disampaikan Soeharto terkait alasan memakamkan Soekarno di Blitar.

Satu di antaranya karena di sana, jenazah Soekarno bisa dimakamkan dekat dengan sang ibu.

"Ketika itu terdapat berbagai masukan dari keluarga beliau. Tetapi saya ingat bahwa Bung Karno adalah orang yang sangat menghargai ibunya. Jadi saya putuskan beliau dimakamkan dengan ibunya di Blitar," kata Amoroso, menirukan Soeharto.

Selain itu, hal tersebut juga sebagai bentuk penghormatan Soeharto kepada Soekarno.

Amoroso pernah menanyakan sesuatu kepada Soeharto terkait perannya dalam film "Trikora".

Baca: Perjalanan Karir dan Rekam Jejak 9 Hakim MK yang Mengadili Sengketa Pemilu 2019

Baca: Matahari Lippo Plaza Jambi Banjir Diskon Hingga 70 Persen, Sambut Idul Fitri Penuh Gaya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved