Ini Wajah Oknum Pilot yang Ditangkap Polisi karena Ujaran Kebencian, Ini Isi Pesan Rusuh IR
Akhirnya, oknum pilot maskapai penerbangan swasta nasional ditangkap Satreskrim Polrestro Jakarta Barat. Berikut ini isi pesan yang ditulisnya ...
Akhirnya, oknum pilot maskapai penerbangan swasta nasional ditangkap Satreskrim Polrestro Jakarta Barat. Berikut ini isi pesan yang ditulisnya untuk ajakan rusuh ...
TRIBUNJAMBI.COM - Kelakuan oknum pilot yang satu ini memang keterlaluan.
Polisi akhirnya menangkap pilot tersebut lantaran ujaran kebencian di media sosial.
Oknum pilot berinisial IR diringkus karena menyebarkan pesan ujaran kebencian (hate speech) secara masif di media sosial (medsos).
Akhirnya, oknum pilot maskapai penerbangan swasta nasional ini ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polrestro Jakarta Barat.
Baca Juga
Real Count KPU pada Senin (20/5) Pukul 02.00 WIB, Ada Pergeseran Suara di Daerah-daerah Ini
Ini yang Terjadi Pada Tubuh Jika Makan Sahur Dengan Mie Instan, Sebaiknya Diganti Dengan Menu Ini
Zulkifli Hasan sudah Ucapkan Selamat untuk Maruf Amin Lebih Dulu, Sebelum Tanggal 22
Marc Marquez Juara MotoGP Prancis, Semakin Kokoh di Puncak Klasemen Dengan 95 Poin
Ini Ganjalan Natasha Wilona dan Verrell Bramasta Menikah Muda, Ivan Fadilla Paparkan Perbedaan
IR ditangkap polisi di rumahnya di Surabaya, Jawa Timur.
Informasi penangkapan pilot tersebut diunggah di akun Instagram @satreskrim_jakartabarat, pada Senin (20/5/2019).
Pada postingan di akun instagram itu diungkapkan bahwa pilot IR ditangkap di Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (18/5/2019).
IR disebutkan lulusan sekolah penerbangan di Australia.
Penangkapan pilot ini merupakan hasil patroli Siber Subnit Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
IR menyebarkan pesan bermuatan ujaran kebencian secara masif.
Dalam unggahannya, IR menyebarkan konten ujaran kebencian serta narasi-narasi yang yang mengandung teror, hasutan dan menakutkan.

Satu di antaraunggahan IR di akun Facebook miliknya. (Foto: istimewa).
Berikut status yang ditulis oleh pilot IR di akun Facebook miliknya.