Kasus Mutilasi di Malang

Pelaku Mutilasi Wanita di Malang, Akui Berniat Lakukan Hal Ini ke Korban, Bukan Ingin Membunuhnya

Pelaku Mutilasi Wanita di Malang, Akui Berniat Lakukan Hal Ini ke Korban, Bukan Ingin Membunuhnya

Editor: Andreas Eko Prasetyo
(Istimewa)
Wanita dimutilasi di Pasar Besar Malang. 

Pelaku Mutilasi Wanita di Malang, Akui Berniat Lakukan Hal Ini ke Korban, Bukan Ingin Membunuhnya

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus yang menggegerkan warga Pasar Besar Kota Malang, pada Selasa (14/5/2019), memasuki babak baru.

Terduga pelaku berhasil diamankan dan sejumlah keterangan serta fakta baru terungkap.

Diketahui terduga pelaku yang bernama Sugeng diamankan Rabu (15/5/2019) .

Dikutip dari channel YouTube TribunSolo Official, Kamis (16/5/2019), dalam sebuah video pengakuan, terduga pelaku mengenakan topi dan jaket hitam saat diamankan.

Baca Juga:

Ratusan Narapidana di Lapas Muara Bulian, Diusulkan Mendapat Remisi Khusus Lebaran

Ashanty Pernah Usir Aurel dari Rumah, Istri Anang Awasi Kegiatan Anak & Terapkan Jam Malam

Peringati HUT Pemkot Jambi dan Tanah Pilih Pusako Betuah, Budidaya Buka Lomba MTQ Antar OPD dan BUMD

Data Klaim Kemenangan Prabowo-Sandi Berubah Jadi 54 Persen, Fadli Zon: Bukan Hasil Final

Sugeng pertama kali bertemu dengan korban di depan Klenteng Eng An Kiong, Sabtu (11/5/2019).

Setelah perkenalan itu, korban dibawanya ke Pasar Besar sekitar pukul 07.00 WIB.

"Kamu perkosa ya," kata perekam video.

"Dereng," kata Sugeng kemudian.

Baca: Wali Kota Pimpin Misi Kemanusiaan Kota Jambi di Desa Pangkal Duri, Tangis Haru Warga Sambut Fasha

Sugeng menjelaskan bahwa niatnya bersetubuh dengan korban diurungkan setelah tahu korban sedang menstruasi.

"Tidur sama saya, belum (berhubungan badan) karena ada darah di kemaluannya," ujarnya.

Dalam video pengakuan tersebut, Sugeng juga menjelaskan bahwa korban sempat mengeluh dan menangis padanya.

"(Mengeluh soal kemaluannya) loro mas loro (sakit mas, sakit)," kata Sugeng menceritakan.

Ia juga menjelaskan bahwa ia memutilasi korban lantaran permintan korban sendiri.

"Sing ngongkon larene niku, 'aku wis rakuat mas, mending panjenengan pateni yo mati' (dia yang minta, 'aku sudah tidak kuat mas, mending kamu bunuh biar mati," kata Sugeng.

Dijelaskan oleh Sugeng, ia mengakui telah memutilasi korban, namun ia tidak membunuh korban lantar korban sudah meninggal dunia terlebih dahulu.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved