Kasus Mutilasi di Malang

Sadis, Tubuh Wanita Korban Mutilasi di Malang Terbagi Jadi 6 Potongan, Polisi Temukan Selembar Surat

Sadis, Tubuh Wanita Korban Mutilasi di Malang Terbagi Jadi 6 Potongan, Polisi Temukan Selembar Surat

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Dok. Humas Polres Malang Kota
Polisi saat mengevakuasi potongan tubuh seorang wanita yang jadi korban mutilasi, ditemukan di area parkir lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Selasa (14/5/2019). 

Sadis, Tubuh Wanita Korban Mutilasi di Malang Terbagi Jadi 6 Potongan, Polisi Temukan Selembar Surat

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus pembunuhan disertai mutilasi kembali terjadi, kali ini korban seorang wanita dan terjadi di Malang, Jawa Timur.

Kabar terbaru ada kasus mutilasi seorang wanita dengan potongan tubuh ditemukan sebanyak 6 potongan tubuh. 

Pihak polisi temukan potongan tubuh wanita ini diberbagai tempat.

Saat ini polisi masih dalami pelaku dan identitas mayat yang diduga jadi korban mutilasi, pembunuhan yang memisahkan potongan tubuh dibuang ke berbagai tempat terpisah. 

Salah satunya adalah selembar kertas putih yang penuh dengan tulisan tinta merah yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

"Sementara barang bukti yang ada, barang bukti korban, kemudian ada tulisan, dan kami coba ambil sidik jari, masih kami lakukan pengambilan apakah itu sidik jari pelaku korban atau masyarakat," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri.

Tidak begitu jelas narasi tulisan dengan tinta merah tersebut.

Di bagian atas, tertulis kalimat 'pusat ruwetanmu' dengan huruf berukuran besar.

Selembar kertas bertuliskan tinta merah yang diamankan polisi dari lokasi penemuan potongan tubuh wanita di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Selasa (14/5/2019).
Selembar kertas bertuliskan tinta merah yang diamankan polisi dari lokasi penemuan potongan tubuh wanita di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Selasa (14/5/2019). (Dok. Humas Polres Malang Kota)

Sedangkan di bagian bawah terdapat kalimat 'innalillahi roji'un'.

Asfuri mengaku, masih terus mendalami temuan potongan tubuh wanita tersebut. Sampai sejauh ini, sudah tiga saksi yang diperiksa.

"Saksi ada tiga. Sementara diperiksa di Polsek Klojen," ungkapnya.

Sementara itu, Asfuri mengatakan, bahwa tempat ditemukannya potongan tubuh tersebut memang sepi.

Tidak ada pedagang yang menempati sejak terjadi kebakaran sekitar dua tahun yang lalu.

"Memang untuk lantai 2 ini, setelah kebakaran kosong tidak ada yang menempati," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved