Rayakan Kelulusan di Bulan Ramadan, Siswa SMAN 1 Kuala Tungkal Bagi-bagi Takjil dan Doa Bersama

Berbagai cara dilakukan para siswa/siswi SMK dan SMA untuk merayakan kelulusan sekolah, termasuk yang umum ditemui, rombongan siswa konvoi di jalanan

Rayakan Kelulusan di Bulan Ramadan, Siswa SMAN 1 Kuala Tungkal Bagi-bagi Takjil dan Doa Bersama
Tribunjambi/Darwin
Siswa SMAN 1 Kuala Tungkal rayakan kelulusan dengan bagi-bagi takjil di bulan Ramadan. 

Rayakan Kelulusan, Siswa SMAN 1 Kuala Tungkal Bagi-bagi Takjil dan Doa Bersama

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kuala Tungkal rayakan kelulusan dengan konsep berbeda.

Hasil ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA dan SMK diumumkan pada tanggal 13 Mei 2019.

Berbagai cara dilakukan para siswa/siswi SMK dan SMA untuk merayakan kelulusan sekolah, termasuk yang umum ditemui, rombongan siswa konvoi di jalanan.

Namun siswa SMAN 1 Kuala Tungkal punya cara merayakan kelulusan berbeda. Mereka bagi-bagi takjil dan melakukan do'a bersama. Apa yang dilakukan siswa SMAN 1 Kuala Tungkal ini sangat relevan dengan bulan suci Ramadan saat ini.

Yovian, siswa Kelas XII SMAN1 Kuala Tungkal mengatakan, kegiatan ini ditempatkan di beberapa titik di Kota Kuala Tungkal. Agendanya berbagi takjil, buka bersama, doa bersama, salat berjamaah hingga tarawih.

"Ini wujud syukur kami dalam merayakan kelulusan," katanya.

Baca: Najwa Shihab Sindir Eks Jubir KPK Johan Budi Habiskan Ratusan Juta Untuk Kursi DPR RI, Ini Katanya

Baca: Niat Puasa Ramadan 1440 Hijriyah dan Bacaan Niat Makan Sahur Lengkap dengan Bahasa Arab

Baca: Blak-Blakan Said Didu Resmi Mundur dari ASN, Said Didu: Aturan Ketat, Seakan Tak Boleh Beda Pendapat

Baca: Nekat, Gerombolan Remaja Tak Berpakaian Bangunkan Orang untuk Sahur, Ada Ceweknya Juga

Kata Yovina, kegembiraan kelulusan sepatutnya dilakukan dengan hal-hal yang positif, tanpa perlu corat-coret baju dan konvoi di jalanan yang mengganggu arus lalu lintas.

"Euforia kegembiraan kelulusan itu tidak harus dilakukan dengan corat-coret. Dengan membagikan kebahagiaan kita kepada orang lain itu sudah cukup," ujarnya.

Sementara siswa lainnya, Dawa berharap dengan berbagi takjil tersebut bisa memberikan sedikit rezeki kepada mereka yang lebih membutuhkan.

Sebagai penerus bangsa, siswa yang pada hari ini merayakan kelulusan tidak seharusnya dengan cara coret coret.

"Lulusan SMA membawa perubahan tanpa melakukan corat-coret baju, dan konvoi. Karena hal itu akan sia-sia. Lebih baik bajunya disumbangkan ke yang lebih membutuhkan," ujarnya.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved